Bagikan:

Presiden Jokowi Jelaskan Kendala dan Target Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Ada sejumlah kendala dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

NASIONAL

Selasa, 18 Jan 2022 12:18 WIB

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Ilustrasi kereta cepat Jakarta-Bandung. Foto: Commons Wikimedia

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui ada sejumlah kendala dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang mengakibatkan pembangunannya berjalan lambat.

Hal ini disampaikan Jokowi saat meninjau perkembangan pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Purwakarta, Jawa Barat, Senin (17/1/21).

"Utamanya di terowongan 2 yang memang di sini ada masalah teknis yang harus kita selesaikan. Tapi, tadi dari keterangan yang ada di lapangan dirut KCIC juga dari menkomarinves, juga dari Kementerian PU, bahwa terowongan kedua ini berjalannya agak lambat karena jenis tanah yang ada di sini memang membutuhkan kerja yang penuh kehati-hatian," kata dia setelah meninjau pintu masuk tunnel 2 proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Senin (17/1/22).

Baca juga:

Jokowi mengklaim, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sudah mencapai 79,9 persen. Ia menginginkan kereta cepat sudah bisa diuji coba pada akhir 2022, dan ditargetkan mulai beroperasi pada Juni 2023.

Kepala negara berharap kereta cepat Jakarta-Bandung nantinya dapat mengurangi kemacetan di kedua kota tersebut, sekaligus mempermudah mobilitas orang maupun barang.

"Kita harapkan ini jadi sebuah daya saing yang baik bagi negara kita," pungkasnya.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua