Bagikan:

Omicron Meningkat, Wapres Minta Bodetabek Antisipasi

"Sudah mulai meningkat khususnya di daerah Jabodetabek. Dan Banten ini beberapa kabupaten/kotanya tersambung terutama Tangerang Raya, maka saya minta antisipasi,”

NASIONAL

Jumat, 21 Jan 2022 09:39 WIB

Author

Heru Haetami

Kasus Omicron meningkat, petugas   menyemprotkan disinfektan di SMPN 43 Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Kasus Omicron meningkat, petugas menyemprotkan disinfektan di SMPN 43 Jakarta, Kamis (20/1/2022). (Antara/Akbar Nugroho)

KBR, Jakarta-  Wakil Presiden Mar'ruf Amin meminta wilayah Bodetabek sebagai kota aglomerasi penyangga ibu kota mengantisipasi meluasnya penularan virus. Kata dia, antisipasi diperlukan karena terjadi peningkatan penyebaran virus Covid-19 varian Omicron di Tanah Air, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

“Karena sekarang Omicron itu sudah mulai meningkat khususnya di daerah Jabodetabek. Dan Banten ini beberapa kabupaten/kotanya tersambung terutama Tangerang Raya, maka saya minta antisipasi,” kata Wapres dalam konferensi pers di Serang, Banten, Kamis (20/1/2022)

Wapres meminta, selain menerapkan protokol kesehatan dan juga vaksinasi, dia juga meminta penerapan PeduliLindungi di lingkungan dan tempat-tempat terjadinya mobilitas tinggi.

Menurut Wapres, meski pengaruh Omicron tidak memperparah pasien, namun jika lonjakan Covid-19 kembali terjadi akan menyulitkan pelayanan kesehatan di rumah sakit.

“Jangan sampe terus itu merepotkan sehingga kita mencegah terjadinya penularan. Kalaupun tidak mematikan tapi merepotkan pelayanan rumah sakitnya,” katanya.

Baca juga:

Peningkatan Kasus

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan kenaikan kasus Covid-19 melonjak lima kali lipat dalam tiga pekan terakhir.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, kasus positif mingguan bertambah hingga 5000an dari semula hanya 1000an kasus.

"Saat ini jumlah kasus positif nasional mengalami peningkatan dalam tiga minggu terakhir yaitu meningkat lima kali lipat dari 1.123 kasus menjadi 5.454 kasus," kata Wiku dalam konferensi pers daring, Kamis (20/1/2022).

Wiku mengungkapkan, peningkatan kasus positif saat ini berasal dari dua sumber penularan yakni transmisi lokal dan pelaku perjalanan luar negeri.

Kata Wiku, kasus positif nasional lebih banyak didapati dari transmisi lokal dibanding pelaku perjalanan luar negeri.

"Bahkan per 15 Januari 2022, 63 persen kasus positif merupakan transmisi lokal," katanya


Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua