Bagikan:

Mendag Terbitkan Izin Impor Sejumlah Bahan Pangan, Apa Saja?

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengklaim, tak ada lonjakan harga saat impor diizinkan.

NASIONAL

Rabu, 19 Jan 2022 11:25 WIB

Kemendag keluarkan izin impor

Petugas memeriksa bawang putih sitaan dari razia Satgas Pangan di Polres Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (26/5/2017). Foto: ANTARA

KBR, Jakarta- Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengeluarkan izin impor untuk sejumlah bahan pangan, yakni gula, daging sapi, dan bawang putih.

Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi yakin dengan kebijakan itu kebutuhan masyarakat untuk ketiga bahan pangan tersebut akan tercukupi setahun ke depan.

"Dengan sapi, saya tidak bisa menyebutkan jumlahnya karena ini di international market harganya lagi tight. Tetapi saya bisa pastikan bahwa semua izinnya sudah keluar, sudah di market, dan mereka sudah siap untuk masuk. Bahkan beberapa barang yang sudah dikeluarkan izinnya akan sampai di pelabuhan Indonesia minggu depan atau minggu terakhir bulan Januari," ujar Lutfi dalam webinar Outlook Perdagangan 2022, Selasa (18/01/22).

Baca juga:

Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menjamin harga di pasar tetap aman, karena ketercukupan stok. Ia mengklaim, tak ada lonjakan harga saat impor diizinkan berjalan di Indonesia, khususnya untuk gula pasir.

"Misalnya seperti gula, impor izinnya sudah saya keluarkan. Itu akan jadi cukup. Lebih dari cukup untuk memastikan bahwa kalau terjadi kenaikan harga, kita mempunyai stok yang cukup untuk kepentingan nasional," ucapnya.

Mengenai bawang putih, Indonesia juga mengizinkan impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Menteri Lutfi memprediksi volumenya tak jauh dari rutinitas angka impor bawang putih tahun-tahun sebelumnya.

"95 persen dari bawang putih Indonesia itu impor. Tahun lalu Kementerian Pertanian mengeluarkan izin impor 864 ribu ton. Yang kita keluarkan dari Kementerian Perdagangan hanya 600 ribu ton. Realisasinya tidak lebih dari 475 ribu ton. Jadi biasanya memang kita mengimpor 500 ribu ton," katanya.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua