Bagikan:

FOMO Sapiens : Nusantara dan Kuliah via Paylater?

Nusantara dan Kuliah via Paylater

NASIONAL | RAGAM

Jumat, 21 Jan 2022 18:32 WIB

FOMO Sapiens : Nusantara dan Kuliah via Paylater?

Ilustrasi highlight berita sepekan. (FOTO : KBR)

KBR, Jakarta – Presiden Joko Widodo menantang perbankan buat menyediakan kredit atau pinjaman untuk mahasiswa kurang mampu, biar bisa menyelesaikan pendidikannya. Bukannya pendidikan itu hak ya?

Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) segera terealisasi, Nusantara namanya. Undang-undangnya sudah diketok palu, tapi masih menyisakan masalah di masyarakat. Mulai dari pertanyaan perkara cepatnya pembahasan RUU hingga dampak lingkungan dari pembangunan Nusantara.

Kabar-kabar di atas menjadi bahasan di FOMO Sapiens minggu ini.

1. Nusantara

Pekan ini, rencana pemindahan ibu kota negara "Nusantara" dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur ramai diperbincangkan pasca Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) resmi disahkan menjadi undang-undang (UU) melalui rapat paripurna DPR RI pada Selasa (18/10) lalu. Rencana pemindahan ibukota ini terkesan buru-buru. Padahal masih ada beberapa masalah. Bagaimana selengkapnya?

Baca juga : Pakar: Model Otorita untuk Ibu Kota Negara Berpotensi Kesewenangan

2. Kuliah via Paylater

Dunia maya pekan ini juga diramaikan oleh bahasan perkara ide Presiden Joko Widodo untuk mendorong dunia perbankan lebih terbuka dalam menyediakan modal kredit atau pinjaman untuk mahasiswa atau yang mirip dengan konsep paylater atau student loan di Amerika Serikat (AS). Padahal, di AS sendiri, student loan punya problemnya sendiri dimana sebagian besar mahasiswa yang lulus gagal melunasi utang pendidikan mereka. Yakin nih bisa diterapkan di Indonesia?

Baca juga : 2021, Jokowi Klaim Kucurkan Rp20 Triliun Dana Bantuan Pendidikan

Selengkapnya akan dibahas di FOMO Sapiens bareng Ian Hugen dan Aika Renata serta Jesse Adam dan Daniel Awigra dari Podcast HAMburger. Ada juga obrolan seru soal pembatasan kebebasan berekspresi yang tampaknya semakin kritis di Indonesia.

*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua