Pandemi Covid, Menko Airlangga Proyeksi Dana Pemulihan Ekonomi Naik

"Pemerintah sudah melihat bahwa pemulihan ekonomi di 2021 memerlukan support yang sama dengan 2020,"

NASIONAL | RAGAM

Selasa, 26 Jan 2021 18:52 WIB

Author

Sadida Hafsyah

Pandemi Covid, Menko Airlangga Proyeksi Dana Pemulihan Ekonomi Naik

Ilustrasi: Pusat perbelanjaan di kawasan Pasar Baru, Jakarta, Jumat (22/1). (Antara/Muhammad Adimaja)

KBR, Jakarta-    enteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan proyeksi alokasi dana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) 2021 akan meningkat. Proyeksi yang sebelumnya Rp403,9 triliun, naik sekitar 36,93 persen.

"Angka terkait alokasi pemulihan ekonomi di tahun 2021, ini besarnya adalah Rp553,09 triliun. Yang bila dibandingkan dengan tahun 2020, realisasinya adalah 579,78 triliun. Artinya pemerintah sudah melihat bahwa pemulihan ekonomi di 2021 memerlukan support yang sama dengan 2020," ujarnya di acara Akselerasi Pemulihan Ekonomi secara virtual, Selasa (26/01/21).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan proyeksi alokasi PEN menyerupai realisasi dana PEN tahun 2020.

"Dana PEN 2020 terealisasi 83,39% dari pagu sebesar Rp695,2 triliun. Tahun ini kemungkinan hampir sama besarnya dengan realisasi tahun 2020. Anggaran PEN 2021 menjadi Rp553,09 triliun," jelasnya.

Secara rinci, alokasi dana PEN terdiri dari sektor kesehatan yang dialokasikan sebesar Rp 104,7 triliun. Perlindungan sosial sebesar Rp 150,96 triliun. Program prioritas mencakup dukungan wisata hingga kawasan industri yaitu Rp 141,36 triliun.

Ada juga dukungan UMKM dan pembiayaan korporasi sebesar Rp 156,06 triliun. Serta insentif usaha, namun alokasi dananya masih ditinjau kembali, sejalan dengan dinamika ke depannya.  

 Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Izin Keruk Harta Karun RI

Kabar Baru Jam 8

Mama 'AB': Mengikat Yang Tercerai

Gelar Konser Musik dan Seni Pertunjukan Offline. Apa Sudah Memungkinkan?