Menlu: Indonesia Tak Akan Buka Hubungan dengan Israel

Indonesia akan terus memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina berdasarkan solusi dua negara dan parameter internasional yang telah disepakati.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 06 Jan 2021 20:37 WIB

Author

Heru Haetami

Menlu: Indonesia Tak Akan Buka Hubungan dengan Israel

Ilustrasi Bendera Israel

KBR, Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan Indonesia tidak berencana membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

"Di akhir 2020 banyak berita beredar luas seolah Indonesia ingin melakukan normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel. Saya mau menekankan, sampai saat ini, Indonesia tidak memiliki niatan membuka hubungan diplomatik dengan Israel," kata Retno dalam Pidato Pers Tahunan secara virtual, Rabu (6/1/2020).

Menurut Retno Indonesia akan terus memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina berdasarkan solusi dua negara dan parameter internasional yang telah disepakati.

Bentuk nyata dukungan terhadap Palestina, menurut Retno, dibuktikan dengan pembicaraan via telepon antara Presiden RI Joko Widodo dengan Presiden Mahmoud Abbas pada 16 Desember 2020.

Saat itu, Jokowi menegaskan Indonesia tidak memiliki intensi untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Selain Palestina, Retno juga menyatakan dukungan Indonesia terhadap Afghanistan. Ia mengatakan Indonesia terus terlibat aktif dalam mendorong perundingan damai.

Hal itu dilakukan dengan keterlibatan Indonesia saat Proses Damai Afghanistan pada 12 September 2020.

Selain itu, bersama beberapa negara seperti Jerman, Norwegia, Qatar dan Uzbekistan untuk mendukung jalannya perundingan damai di Doha.

"Indonesia hadir dalam kesepakatan antara Amerika dan Taliban di Doha 29 Februari 2020 Saya juga bertemu dengan Presiden Ashraf Ghani di Kabul pada 1 Maret 2020 dan meresmikan Jaringan Solidaritas Perempuan Indonesia-Afghanistan," katanya.

Editor: Ardhi Rosyadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Izin Keruk Harta Karun RI

Kabar Baru Jam 8

Mama 'AB': Mengikat Yang Tercerai

Gelar Konser Musik dan Seni Pertunjukan Offline. Apa Sudah Memungkinkan?