Menhub Jelaskan Kronologi Pesawat Sriwijaya Hilang Kontak

Pesawat Sriwijaya SJY-182 8735 PKCLC Soeta-Pontianak take off pada pukul 14.36 WIB, pukul 14.37 WIB kontak diizinkan naik ke ketinggian 29.000 kaki.

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 09 Jan 2021 20:25 WIB

Author

Ardhi Rosyadi

Menhub Jelaskan Kronologi Pesawat Sriwijaya Hilang Kontak

Ilustrasi Pesawat Sriwijaya Air

KBR, Jakarta - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memastikan terjadi kehilangan kontak atas pesawat Sriwijaya Air SJY-182 rute Jakarta-Pontianak.

"Pesawat Sriwijaya SJY-182 8735 PKCLC dari Soekarno Hatta menuju Pontianak take off pada pukul 14.36 WIB. Pukul 14.37 WIB kontak diizinkan naik ke ketinggian 29.000 kaki," ujar Budi Karya, saat menggelar konferensi pers, Sabtu (9/1/2021) malam.

Selanjutnya pada pukul 14.40 WIB Air Trafic Control (ATC) dari Jakarta melihat Pesawat Sriwijaya tidak ke arah O75 derajat melainkan ke barat laut. Dalam hitungan detik pesawat Sriwijaya SJY-182 hilang dari radar.

Adapun saat hilang kontak, Sriwijaya diketahui membawa 62 penumpang. Sebanyak 50 di antaranya adalah penumpang dan 12 lainnya kru.

Sebelumnya warga di sekitar di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta mendengar suara dentuman di waktu yang berdekatan dengan lokasi hilang kontaknya pesawat.

Ketua RW 002 Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Naki (38) mengaku mendengar dentuman tersebut.

"(Dentuman terdengar) di Pulau Lancang dan Pulau Laki, pukul 15.00 WIB. Awal mulanya dikira suara petir," ujar Naki melalui aplikasi pesan singkat kepada KBR, Sabtu (9/1/2020).


Editor: Agus Luqman
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kesetaraan Akses Vaksin Bagi Disablitas

Kabar Baru Jam 7

Cuan ala KPopers: dari Hobi Jadi Duit

Kabar Baru Jam 8

Menilik Inisiatif Tingkat Kota Kuatkan Toleransi