KNKT Lanjutkan Pencarian CVR Sriwijaya Air

Data CVR akan melengkapi data flight data recorder (FDR) yang sudah ditemukan, dan diunduh timnya.

BERITA | NASIONAL

Senin, 25 Jan 2021 12:59 WIB

Author

Muthia Kusuma

KNKT Lanjutkan Pencarian CVR Sriwijaya Air

Ilustrasi: Kotak Hitam, FDR Sriwijaya Air. (Foto: Antara/Akbar Nugroho)

KBR, Jakarta- Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melanjutkan operasi pencarian kotak hitam atau black box berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menjelaskan bahwa CVR akan memberikan informasi yang signifikan dalam proses investigasi penyebab kecelakaan Sriwijaya SJ-182. Kata dia, data CVR akan melengkapi data flight data recorder (FDR) yang sudah ditemukan, dan diunduh timnya.

"Pertama kita melanjutkan dengan didukung oleh TNI AL untuk pencarian CVR itu dengan penyelam dari TNI AL. Kemudian kita juga melibatkan petugas Basarnas yang standby di pulau Lancang juga nanti untuk jika kita menemukan bagian jasad korban, Basarnas yang melakukan evakuasi," ucap Soerjanto kepada wartawan, Senin, (25/1/2021).

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menambahkan, guna memudahkan proses pencarian, pihaknya mendirikan posko di Pulau Lancang, DKI Jakarta. Selain pencarian CVR, Soerjanto juga memfokuskan pencarian reget-reget pesawat yang besar. Dia beralasan, reget itu harus diangkat karena dikhawatirkan akan mengganggu aktivitas para nelayan rajungan. Namun demikian, KNKT belum dapat memastikan tenggat waktu pencarian CVR ini.

Pada pencarian hari ini, KNKT menggandeng sejumlah pihak untuk menjadi personel tim penyelam yang terdiri dari penyelam profesional, TNI AL, dan warga Kepulauan Seribu dengan total sejumlah 40 orang.

Editor: Friska Kalia

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Vaksinasi "Drive Thru" Pertama Indonesia

Pahlawan Gambut

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10