Jasa Raharja Beri Santunan Pada Keluarga Korban Sriwijaya Air

Presiden Joko Widodo dijadwalkan meninjau langsung evakuasi dan pencarian pada siang hari ini

BERITA | NASIONAL

Rabu, 20 Jan 2021 11:52 WIB

Author

Dwi Reinjani

Jasa Raharja Beri Santunan Pada Keluarga Korban Sriwijaya Air

Proses Evakuasi Pesawat Sriwijaya. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- PT Jasa Raharja hari ini akan memberikan santunan kepada korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, di Jakarta Internasional Countainer Terminal (JICT). Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja, Wahyu Wibowo, penyerahan santun ini akan disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo yang akan meninjau langsung evakuasi dan pencarian pada siang hari ini.

“Dari 10 yang belum diserahkan tadi hari ini akan diserahkan lagi 5, bahkan yang 2 orang akan disaksikan oleh presiden, siang ini nanti. Yang namnya kalau enggak salah Grisland Gloria Natalis yang satunya Rahmania Eka Nanda. Itu nanti akan diserahkan pak dirut langsung disaksikan oleh bapak presiden kita, tiga lagi akan diserahkan dimasing-masing kediaman,” ujar Wahyu, dalam keterangannya, Rabu (20/01/2021).

Menurut Wahyu seharusnya penyerahan tersebut dilakukan langsung di JICT kepada 5 keluarga korban. Namun 3 keluarga diantaranya menolak untuk hadir dikarenakan masih dalam keadaan berduka. Wahyu menambahkan besar santunan untuk masing-masing korban ada 50 juta rupiah, sesuai peraturan menteri keuangan nomor 15 tahun 2017.

Wahyu juga mengatakan sampai saat ini PT Jasa Raharja telah memberikan santunan kepada 30 keluarga korban dari 40 jenazah yang sudah teridentifikasi. 40 identitas tersebut didapat dari hasil penyelidikan antemortem dan post mortem DVI mabes polri, terhadap 324 kantung jenazah.

Editor: Friska Kalia

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri

Kontroversi Pembatalan SKB 3 Menteri soal Seragam

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8