Hari Keenam, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban Reruntuhan Akibat Gempa

Tim SAR terdiri dari 170 personel akan dibagi menjadi dua kelompok

BERITA | NASIONAL

Rabu, 20 Jan 2021 13:10 WIB

Author

Nurdin Amir

Hari Keenam, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban Reruntuhan Akibat Gempa

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban gempa bumi magnitudo 6,2 di Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (16/1/2021). (Antara/Sigid Kurniawan)

KBR, Makassar- Proses pencarian korban masih terus dilakukan Tim SAR gabungan di hari ke enam pasca gempa di Sulawesi Barat. Hari ini, tiga orang dalam satu keluarga dilaporkan tertimpa longsoran tanah di Dusun Aholeang, Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

Koordinator Posko Basarnas, Malunda Rifman mengatakan tim SAR akan melakukan pemetaan lokasi sebelum mengevakuasi korban longsor di Desa Mekatta. Selain mengevakuasi korban longsor, menurut dia, petugas SAR melanjutkan upaya untuk menemukan korban gempa yang tertimbun reruntuhan bangunan di Malunda.

"Ada laporan masuk tentang kejadian tanah longsor. Diduga akan korban yang tertimpa di darah dusun Ahuleang, Desa Mekatta kecamatan Malunda. Satu keluarga terdiri dari 3 orang. Kami tetap melakukan pencarian, tetapi kami juga melihat kondisi di lapangan, karena longsoran material yang besar dan tanah di sekitar lokasi masih labil," ujar Rifman kepada KBR, Rabu (20/01/2021)

Ia menjelaskan bahwa tim SAR yang terdiri dari 170 personel akan dibagi menjadi dua kelompok untuk mengevakuasi korban longsor dan mencari korban gempa.

"Rencana pencarian hari ini dibagi menjadi dua kelompok. Yang pertama melakukan penyisiran di Kelurahan Malunda Desa Lombang dan Lombang Timur. Seru dua, melalukan pencarikan korban tertimbun longsoran di Dusun Ahuleang Desa Mekatta Kecamatan Malunda," bebernya.

Gempa yang pada 15 Januari 2021 melanda wilayah Kabupaten Majene dan Mamuju di Sulawesi Barat menurut data pemerintah pada 19 Januari 2021 telah menyebabkan 90 orang meninggal dunia, 79 orang di Mamuju dan 11 orang di Majene.

Editor: Friska Kalia

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri

Kontroversi Pembatalan SKB 3 Menteri soal Seragam

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8