Displin Prokes Menurun, Jokowi Perintahkan Para Gubernur Tertibkan Masyarakat

Jokowi meminta Kepala Daerah menerapkan 3M hingga 3T secara maksimal

BERITA | NASIONAL

Rabu, 06 Jan 2021 12:47 WIB

Author

Resky Novianto

Displin Prokes Menurun, Jokowi Perintahkan Para Gubernur Tertibkan Masyarakat

Presiden Joko WIdodo di Istana Negara. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo memerintahkan seluruh Gubernur, untuk menertibkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal ini diakibatkan oleh menurunnya displin masyarakat terkait pola 3M. Karena itu, Jokowi meminta Kepala Daerah menerapkan 3M hingga 3T secara maksimal.

"Dari survei yang kita lakukan sekarang ini, motivasi disiplin terhadap protokol kesehatan masyarakat itu berkurang. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, ini berkurang. Oleh sebab itu saya minta kepada para Gubernur agar menggencarkan kembali masalah, yang berkaitan dengan kedisiplinan protokol kesehatan. Disiplin terhadap protokol kesehatan, karena tadi surveinya memang disiplin terhadap protokol kesehatan ini menurun," ujar Jokowi dalam Rapat Gubernur Se-Indonesia di Kanal YouTube Setpres RI, Rabu (6/1/2021).

Jokowi mencontohkan, terdapat beberapa Kota hingga negara di belahan dunia yang baru-baru ini di lockdown, akibat masifnya penyebaran Covid-19. Dia meminta agar para Gubernur di daerah bisa cepat tanggap, untuk menyelesaikan permasalahan pola penerapan protokol kesehatan secara displin dan terukur.

"Bahwa dua hari yang lalu, Kota Bangkok di Thailand lockdown, Tokyo (Jepang) dinyatakan dalam keadaan darurat, London juga di lockdown, kemudian juga disuruh Inggris juga di London karena penyebaran covid yang sangat eksponensial," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan tiga agenda besar 2021 kepada para Gubernur se-Indonesia. Yakni, strategi dalam menangani pandemi, yang pertama urusan penanganan kesehatan, yang kedua masalah perlindungan sosial, dan yang ketiga yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi.

Editor: Friska Kalia

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Izin Keruk Harta Karun RI

Kabar Baru Jam 8

Mama 'AB': Mengikat Yang Tercerai

Gelar Konser Musik dan Seni Pertunjukan Offline. Apa Sudah Memungkinkan?