Virus Corona Novel Mewabah, Ombudsman Minta Pemerintah Evakuasi Buruh Migran

"Negara harus hadir melindungi buruh migran dari ancaman virus Corona Novel yang sedang mewabah di Tiongkok."

BERITA | NASIONAL

Rabu, 29 Jan 2020 11:46 WIB

Author

Wahyu Setiawan

Virus Corona Novel Mewabah, Ombudsman Minta Pemerintah Evakuasi Buruh Migran

Suasana di Kota Wuhan, Tiongkok, yang sepi setelah mewabahnya virus Corona Novel (26/1/2020). (Foto: ANTARA/REUTERS)

KBR, Jakarta - Ombudsman RI meminta pemerintah segera mengevakuasi buruh migran yang berada di Tiongkok. Anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu menegaskan, negara harus hadir melindungi buruh migran dari ancaman virus Corona Novel yang sedang mewabah di sana. 

"Ada pekerja migran kita yang di luar maupun mereka yang balik ke Indonesia, maupun perlintasan orang, itu saya kira juga perlu mendapatkan perhatian untuk terus dibantu upaya-upaya evakuasi dan lain sebagainya," kata Ninik saat ditemui di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Berita Terkait: Virus Corona Novel Mewabah, AS dan Jepang Evakuasi Warganya dari Wuhan

Ninik menilai langkah pencegahan penyebaran virus Corona Novel ke Indonesia harus dilakukan dengan serius. Ia juga memita agar Bea Cukai meningkatkan kewaspadaan terkait lalu lintas orang ke Indonesia.

Hingga sekarang belum ada rilis soal jumlah buruh migran yang berada di Tiongkok. Namun, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengumumkan ada 243 warga negara Indonesia (WNI) yang sampai sekarang masih berada di Wuhan, Tiongkok, kota asal munculnya virus Corona Novel.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Mendorong #Metoo di Industri Film Indonesia

Dating while Single Mom

Kabar Baru Jam 10

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur Meningkat di Banda Aceh