RS Hasan Sadikin Rawat Pasien Terduga Terpapar Virus Corona

"Ada perlengkapan proteksi diri khusus, kita siapkan dan saat ini pasiennya sudah ada di ruangan isolasi rawat inap,”

BERITA | NASIONAL

Senin, 27 Jan 2020 09:42 WIB

Author

Lea Citra, Arie Nugraha

RS Hasan Sadikin Rawat Pasien Terduga Terpapar Virus Corona

Petugas ruang isolasi RSHS Bandung, mengecek peralatan pelindung mengantisipasi adanya pasien terpapar virus corona, Jumat (24/01). (KBR/Arie)

KBR, Jakarta-  Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung merawat pasien terduga terpapar novel corona virus 2019   (2019-nCov) yang ditemukan di Wuhan Cina. Pasien warga negara Cina berusia 31 tahun itu merupakan rujukan dari Rumah Sakit Cahaya Kawaluyaan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Menurut Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS Bandung Tommy Ruchimat, pasien terduga terpapar virus corona tersebut datang dengan kondisi demam tinggi. Namun kata Tommy, pemeriksaan tetap dilakukan sesuai dengan standar penanganan terduga pasien virus corona.

“Kita tetap menyiapkan bahwa ini pasien terduga corona virus itu. Jadi kita langsung periksa semuanya dengan perlengkapan. Kita juga punya APD (alat pelindung diri) khusus untuk penyakit kejadian luar biasa seperti ini. Ada perlengkapan proteksi diri khusus, kita siapkan dan saat ini pasiennya sudah ada di ruangan isolasi rawat inap,” kata Tommy saat dihubungi via telepon di Bandung,  Minggu (26/01/2020).

Tommy menjelaskan penanganan dengan standar pasien terduga terpapar virus corona terhadap warga negara Cina tersebut, karena diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Cina. Saat datang ke IGD, pasien diperiksa di ruang isolasi sementara ruangan gawat darurat.

Saat ini status pasien masih disebut terduga terpapar virus corona ucap Tommy. Usai diperiksa kesehatan dasarnya, Tommy mengatakan pasien langsung dibawa ke ruang isolasi di perawatan inap.

“Pasien dibawa oleh petugas medis melalui jalur khusus. Sehingga tidak berpapasan dengan pasien atau pun penunggu pasien di rumah sakit. Tidak ada imbauan menggunakan masker kepada seluruh pengunjung pasien,” ujar Tommy.

Pasien yang tiba memasuki tengah hari tanggal 26 Januari 2020 tersebut, sudah dikonfirmasi kedatangannya dari rumah sakit rujukan. Sehingga sebut Tommy, RSHS telah menyiapkan seluruh perangkat yang diperlukan.

Kemenkes 

Kementerian Kesehatan menyatakan hingga saat ini tak ada masyarakat Indonesia yang tertular virus corona. Juru bicara Kemenkes Widyawati mengatakan,  Kemenkes terus mencegah penyebaran virus corona melalui bandara-bandara.

"Sampai sejauh ini, tidak ada apa-apa. Tetapi semua yang masuk (ke Indonesia) terdeteksi gitu. Antara lain walaupun, memang tidak membantu sekali, karena ada masa inkubasi, thermal scanner itu juga menjadi salah satu alat bantu. Kalo ada orang sakit di dalam, maka dia akan mendarat, mengeluarkan penumpangnya di tempatkan tersendiri," kata Widyawati kepada KBR, Minggu (26/1/2020).

Kemenkes membantah penyebaran virus corona di Jakarta dan Sorong, Papua Barat. Jubir Kemenkes Widyawati menyebut, warga negara Cina di Sorong hanya terjangkit influenza. Namun Kemenkes enggan menanggapi lebih lanjut terkait perkara ini.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Omnibus Law Diklaim Menjaga Ketahanan Ekonomi Indonesia

Penelusuran Video Jutaan Orang Cina Masuk Islam Karena Virus Corona tak Serang Umat Islam

Kabar Baru Jam 15