Riau Sudah Kemarau, Lahan Gambutnya Mulai Terbakar

" Lahan terbakar adalah lahan gambut berupa semak belukar dengan luas kurang lebih 10 hektare," lapor BNPB.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 15 Jan 2020 12:16 WIB

Author

Adi Ahdiat

Riau Sudah Kemarau, Lahan Gambutnya Mulai Terbakar

Tim Satgas Karhutla memadamkan kebakaran lahan di Kab. Indragiri Hulu, Riau, Senin (13/1/2020). (Foto: www.bnpb.go.id)

KBR, Jakarta- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan saat ini wilayah Riau sudah memasuki musim kemarau.

"Sementara wilayah lain sedang banjir, di Riau sudah mulai masuk musim kemarau dan mulai terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," jelas BNPB dalam rilisnya, Selasa (14/1/2020).

BNPB mengungkapkan selama periode 1-14 Januari 2020 sudah muncul 130 titik api di Riau. Titik api itu menyebar di sejumlah kabupaten/kota, dengan kemunculan titik api terbanyak di Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, dan Kabupaten Pelalawan.

BNPB melaporkan tim siaga karhutla sudah mulai melakukan pemadaman.

"Satgas Karhutla yang terdiri dari TNI, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan unsur masyarakat, langsung bekerja untuk memadamkan karhutla yang terjadi," jelas BNPB.

"Pada hari ini (14/1/2020) dilaporkan pemadaman satu titik api di Kel. Sekip Hilir, Kec. Rengat, Kab. Indragiri Hulu. Lahan terbakar adalah lahan gambut berupa semak belukar dengan luas kurang lebih 10 hektare," lanjutnya.

Menurut BNPB, dalam dua pekan awal Januari 2020 area karhutla di Riau sudah mencapai sekitar 60 hektare. "Dengan 51 hektar sudah padam dan sisanya masih proses pendinginan," kata BNPB.

Artikel Terkait: Mengenal Gambut: Kekayaan Alam yang Hangus Gara-Gara Salah Kelola

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aktivitas Perekonomian Jakarta Lumpuh Akibat Banjir

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14