Lokataru: Jokowi Suporter Koruptor

"Rumusnya gampang, beban pelanggaran HAM, pelanggaran hukum di masa sebelum Jokowi nggak ada yang diselesaikan Jokowi. Tapi di zaman dia (Jokowi) malah justru banyak kasus-kasus baru."

BERITA | NASIONAL

Senin, 27 Jan 2020 16:04 WIB

Author

Kevin Candra, Adi Ahdiat

Lokataru: Jokowi Suporter Koruptor

Haris Azhar, Pendiri Lokataru Foundation. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Lembaga riset Lokataru Foundation menilai tak ada perubahan berarti di Indonesia selama 100 hari pertama pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Nggak ada tanda-tanda positif, masih seperti dulu dan cenderung buruk," ujar Pendiri Lokataru Foundation Haris Azhar di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (27/1/2020).

"Rumusnya gampang, beban pelanggaran HAM, pelanggaran hukum di masa sebelum Jokowi nggak ada yang diselesaikan Jokowi. Tapi di zaman dia (Jokowi) malah justru banyak kasus-kasus baru," lanjutnya. 

"Dalam kasus penyerangan Novel Baswedan, Presiden Jokowi tidak tegas dalam menyelesaikan kasusnya. Lalu dalam kekerasan pada mahasiswa saat melakukan aksi di DPR RI, pemerintah seakan tutup mata," tutur Haris.

Haris juga menilai penanganan korupsi di era Jokowi mengalami kemunduran, terutama setelah disahkannya UU KPK baru.

"Dulu, penanganan korupsi itu dilawan balik sama koruptornya. Tapi zaman Jokowi, difasilitasi dengan undang undang (KPK) yang baru. Jadi Jokowi sebenarnya suporter koruptor, gitu," kata Haris.

Berita Terkait:


Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kemenkeu Godok Cukai untuk Minuman Berpemanis

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Kemenkes Singapura Konfirmasi Tiga Kasus Baru Terjangkit Virus Corona

Kabar Baru Jam 20