KLHS Belum Tuntas, Ini Alasan Gubernur Ganjar Nekat Lanjutkan Amdal Semen Indonesia

"KLHS itu kan sebenarnya untuk penataan tata ruang, bukan untuk penyusunan Amdal, coba baca aja. Tanya aja sama yang pakar siapa"

BERITA | NASIONAL

Senin, 23 Jan 2017 18:16 WIB

Author

Ninik Yuniati

KLHS Belum Tuntas, Ini Alasan Gubernur Ganjar Nekat Lanjutkan  Amdal Semen Indonesia

Ilustrasi: Pabrik Semen Indonesia di Rembang, Jateng. (Foto: KBR/Musyafa)


KBR, Jakarta- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan penilaian Amdal baru PT Semen Indonesia tidak perlu menunggu rampungnya Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Ia beralasan KLHS itu untuk tata ruang, bukan untuk menyusun Amdal.

Selain itu, Ganjar menyebut tidak ada ketentuan yang mengharuskan penilaian amdal menunggu KLHS.

"Nggak ada ketentuan mana yang mengatur harus menunggu itu? (Terus kajiannya buat apa?) Belum tahu. KLHS itu kan sebenarnya untuk penataan tata ruang, bukan untuk penyusunan Amdal, coba baca aja. Tanya aja sama yang pakar siapa di sini, suruh ngomong, apakah KLHS itu untuk tata ruang atau untuk nyusun amdal," kata Ganjar di TIM, Senin (23/1/2017).

Baca: Peringatan Menteri Siti Pada Gubernur Ganjar

Ganjar Pranowo menambahkan, tidak ada kepastian kapan KLHS bakal selesai.

"KLHS mau berapa lama? sampai kapan?" Imbuhnya.

Menurut Ganjar, pemerintah provinsi saat ini membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengajukan keberatan terkait Amdal PT Semen. Izin lingkungan PT Semen Indonesia bisa segera dikeluarkan apabila Amdalnya dinilai layak.

"Sekarang ini saatnya mereka memberikan komplain atau tidak setuju, menampilkan data baru, itu sekarang, makanya kita buka kesempatan kepada masyarakat untuk itu," ujarnya. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Izin Keruk Harta Karun RI

Kabar Baru Jam 8

Mama 'AB': Mengikat Yang Tercerai

Gelar Konser Musik dan Seni Pertunjukan Offline. Apa Sudah Memungkinkan?