Ikut ISL 2017, Klub Harus Siap Dana Rp15 Miliar

KKlub-klub yang ikut di kompetisi ISL akan mendapat dana minimal sekitar Rp6 miliar atau lebih dari subsidi penyelenggara ISL dan dari hak siar televisi.

BERITA , NASIONAL

Senin, 16 Jan 2017 09:45 WIB

Author

Teddy Rumengan

Ikut ISL 2017, Klub Harus Siap Dana Rp15 Miliar

Pemain Persib Bandung latihan perdana pada Selasa (3/1/2017), menyambut gelar Indonesia Super League (ISL) 2017. Persib merupakan juara bertahan ISL 2014, karena setelah itu kompetisi ISL dihentikan.


KBR, Balikpapan - Kebutuhan klub sepakbola di Indonesia untuk mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2017 diperkirakan mencapai lebih dari Rp15 miliar rupiah.

Dana itu dibutuhkan untuk membiayai operasional klub seperti gaji pemain dan pelatih, latihan tim, operasional pertandingan kandang dan tandang, hingga kegiatan keperluan kantor manajemen klub dan lain-lain.

"Kalau kita mau bicara jujur, butuh sekitar Rp15 miliar untuk satu kompetisi. Kalau tidak salah kan itu ada subsidi sama hak siar, ya kira-kira hitungan semua sampai Rp6 miliar. Sedangkan kita (Persiba) butuh biaya sekitar Rp14 miliar hingga Rp15 miliar," kata Ketua Umum Persiba Syahril HM Taher, Senin (16/1/2017).

Untuk musim ini, kata Syahril, klub-klub yang ikut di kompetisi ISL akan mendapat dana minimal sekitar Rp6 miliar atau lebih dari subsidi penyelenggara ISL dan dari hak siar televisi.

Pemasukan dari hak siar klub tertentu bisa lebih besar lagi jika rating penontonnya cukup tinggi seperti klub-klub besar. Misalnya Persib Bandung atau Persija Jakarta. Persib Bandung merupakan juara bertahan kompetisi ISL pada 2014, karena setelah itu kompetisi ISL dihentikan terkait sanksi FIFA bagi Indonesia.

Namun jumlah itu belum cukup untuk membiayai satu kompetisi, karena untuk ikut kompetisi ISL satu musim, tiap klub minimal membutuhkan dana sekitar Rp15 miliar.

"Kalau kita mau bicara jujur, butuh sekitar Rp15 miliar untuk satu kompetisi, kalau tidak salah kan itu ada subsidi sama hak siar, ya kira-kira hitungan semua sampai Rp 6 miliar. sedangkan kita (Persiba) biaya Rp14 miliar hingga Rp15 miliar," kata Syahril HM Taher, Senin (16/1/2017).

Syahril menambahkan, Persiba Balikpapan masih membutuhkan dana Rp9 miliar untuk kompetisi musim ini.

Dia berharap, ada bantuan dari perusahaan BUMN seperti Pertamina maupun dari sponsor. Syahril mengatakan Persiba tidak berharap pemasukan dari penjualan tiket, karena Persiba sementara akan menggunakan stadion Gajayana Malang sebagai stadion kandang---sambil menunggu stadion Balikpapan rampung Juni mendatang.

Baca: Persiba Balikpapan Bakal Pindah Kandang ke Malang   

Editor: Agus Luqman 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Didesak Ungkap Jaringan Perdagangan Orang dengan Modus Pernikahan