Tunda Pungatan Dana Ketahanan Energi, Pengamat : Pemerintah Sudah Tepat

KBR, Jakarta- Pengamat Energi Lucky A. Lontoh menilai keputusan pemerintah yang menunda pungutan dana ketahanan energi sudah tepat.

BERITA | NASIONAL

Senin, 04 Jan 2016 19:34 WIB

Author

Yudi Rachman

Tunda Pungatan Dana Ketahanan Energi, Pengamat : Pemerintah Sudah Tepat

Ilustrasi. Potensi energi di Sumatera Selatan. Foto: Antara

KBR, Jakarta- Pengamat Energi Lucky A. Lontoh menilai keputusan pemerintah yang menunda pungutan dana ketahanan energi sudah tepat. Sebab ketiadaan aturan dan mekanisme pengumpulan dana membuat program ini berpotensi memiliki dampak hukum dan politik. 

"Memang kalau saran saya lebih baik mundurlah dulu sejenak. Karena ini peraturan yang sangat penting dan akan berdampak panjang bagi Indonesia. Nah itu kita belum ada, idenya bagus, cuma implementasinya belum bisa mengikuti karena masalah peraturan. Kita tidak bisa bilang kalau aturan ini diterapkan di hulu atau produsen konsumen tidak kena. Karena memang ada mekanisme di mana biaya produksi itu dialihkan ke konsumen," jelas Pengamat Energi Lucky A.Lontoh kepada KBR, Senin (4/1/2015) 

Pengamat Energi Lucky A.Lontoh menambahkan, opsi penarikan dana ketahanan energi yang dibebankan kepada korporasi produsen di hulu juga dinilai akan memberatkan. Sebab harga minyak yang terus menurun akan membuat produsen minyak semakin merugi, apabila dibebani anggaran dana ketahanan energi. 

Editor: Damar Fery

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rencana Pembentukan Komponen Cadangan Militer Tuai Polemik