SKK Migas Minta Lapindo Hentikan Pengeboran di Tanggulangin

Penghentian berdasar permintaan ESDM.

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 09 Jan 2016 18:46 WIB

Author

Eli Kamilah

Lumpur Lapindo. (TVTempo)

Lumpur Lapindo. (TVTempo)

KBR, Jakarta- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)  telah meminta Lapindo Brantas untuk menghentikan proses pengeboran sumur gas baru di Tanggulangin. Juru Bicara SKK Migas, Elan Biantoro mengatakan penghentian sementara itu merupakan permintaan dari Kementerian ESDM.

Kata Elan, ESDM menilai izin pengeboran tidak berada dalam wilayah yang aman, baik secara geologi ataupun sosial.

"Karena memang permasalahannya belum tuntas. Perizinan yang dikeluarkan SKK Migas. Kemudian muncuk reaksi yang cukup ramai di publik, diputuskan untuk menghentikan. Pimpinan SKK Migas meminta Lapindo menghentikan kegiatan persiapan pengerukan lokasi di lapangan." Ujar Juru Bicara SKK Migas, Elan Biantoro  kepada KBR, Sabtu (09/01).

SKK Migas sebelumnya telah menyetujui perizinan pengeboran Lapindo di Sidoarjo. Mereka menyebut pelaksanaan pengeboran sumur produksi dan seluruh pengerjaannya akan dilaporkan secara harian. Selain itu SKK Migas juga mengklaim telah meneliti dampak lingkungan untuk pengerjaan sumur tersebut.

Rencana terbaru, perusahaan milik keluarga Bakrie itu akan kembali melakukan pengeboran pada Maret mendatang. Lokasinya, sekitar 2,5 kilometer   dari semburan lumpur di Porong. Hal itu mendapat penolakan dari warga sekitar karena jaraknya yang dekat dari permukiman.


Editor: Rony Sitanggang
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Travel Advisory Amerika Jadi Refleksi?

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11