Bagikan:

Draf UU Pengampunan Pajak Kelar, Pemerintah Segera Kirim ke DPR

Pemerintah tengah mempersiapkan amanat presiden atas draf tersebut

BERITA | NASIONAL

Senin, 25 Jan 2016 15:12 WIB

Author

Dian Kurniati

Draf UU Pengampunan Pajak Kelar, Pemerintah Segera Kirim ke DPR

KBR, Jakarta- Kementerian Keuangan menyerahkan  Draf Rancangan Undang-Undang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty  kepada Presiden Joko Widodo. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, saat ini, pemerintah tengah mempersiapkan amanat presiden atas draf tersebut untuk kemudian dikirim ke Dewan Perwakilan Rakyat.

Pemerintah ingin draf RUU Tax Amnesty secepatnya dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat.

Bambang hanya menjawab singkat saat ditanya wartawan mengenai perkembangan RUU Tax Amnesty. “Tunggu dari presiden ke DPR. Nanti disiapkan,” kata  Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro  di kantor Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi, Senin (25/01).

Mengenai target draf RUU Tax Amnesty dikirim ke DPR, Bambang juga hanya menjawab singkat, “Secepatnya.”

RUU Tax Amnesty adalah inisiasi pemerintah dan termasuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2016. Presiden Jokowi ingin pembahasan RUU Tax Amnesty rampung tahun ini. Melalui tax amnesty ini, pemerintah menargetkan perolehan pajak mencapai Rp 100 triliun.

Pekan lalu, rapat terakhir draf RUU Tax Amnesty digelar di Kemenko Ekonomi. Setelah Ampres keluar, draf RUU Tax Amnesty akan segera dikirim ke DPR. Tax amnesty diharapkan dapat menutup defisit realisasi dan target penerimaan pajak nasional yang diperkirakan mencapai Rp 120 triliun. 


Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Lampu Hijau untuk Ganja Medis?