Pemberian Amnesti & Abolisi Bagi Kelompok Separatis, Ini Kata Kompolnas

Sebelumnya, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai gerakan prokemerdekaan di Papua akan terus berlangsung meski pemerintah memberikan amnesti dan abolisi.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 05 Jan 2016 17:46 WIB

 Pemberian Amnesti & Abolisi Bagi Kelompok Separatis, Ini Kata Kompolnas

Anggota kelompok sipil bersenjata dibawah pimpinan Nurdin alias Din Minimi berfoto bersama setelah menyerahkan senjata di Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Aceh, Selasa (29/12). Foto: Ant

KBR, Jakarta- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengingatkan Presiden Jokowi untuk berkoordinasi dengan BIN, Polri dan TNI sebelum memberikan pengampunan, amnesti dan abolisi kepada kelompok bersenjata. Anggota Kompolnas Edi Saputra Hasibuan meyakinkan, tiga lembaga hukum ini bisa secara mendalam petakan kelompok atau perorangan yang berhak mendapat pengampunan. 

"Biar apapun yang menjadi keinginan rakyat asal sesuai kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, saya kira kita semua harus mendukung. Ada seleksi, ada pengkajian dari BIN, juga TNI, dan intelijen kepolisian saya kira sudah tahu apa batasan, syarat untuk mendapatkan amnesti itu," ujarnya, Selasa (5/1/2016).

Sebelumnya, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai gerakan prokemerdekaan di Papua akan terus berlangsung meski pemerintah memberikan amnesti dan abolisi. Menurut Ketua KNPB Victor Yeimo, persoalan Papua hanya bisa diselesaikan jika pemerintah pusat mau berdialog, bukan hanya soal kesejahteraan tetapi juga soal politik. Selama ini mereka menuntut agar Jakarta menggelar referendum.  

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Tengah Tersiksa tapi Tampak Tegar

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7