BNN: 800 Kg Sabu Bakal Diedarkan ke Kota Besar di Indonesia

KBR, Jakarta - Badan Nasional Narkotika menyatakan sabu seberat 800 kilogram yang kemarin dibekukan rencananya akan diedarkan ke kota-kota besar di Indonesia, salah satunya Jakarta.

NASIONAL

Rabu, 07 Jan 2015 15:06 WIB

Author

Evilin Falanta

BNN: 800 Kg Sabu Bakal Diedarkan ke Kota Besar di Indonesia

narkoba, sabu

KBR, Jakarta - Badan Nasional Narkotika menyatakan sabu seberat 800 kilogram yang kemarin dibekukan rencananya akan diedarkan ke kota-kota besar di Indonesia, salah satunya Jakarta.

Juru Bicara BNN Sumirat mengatakan pengedar sabu tersebut berasal dari sindikat narkoba Hong Kong dan Malaysia. Kata dia, saat ini Kepolisian Indonesia tengah bekerjasama dengan kepolisian asing untuk membongkar jaringan sindikat narkoba tersebut.

"Ya, rencananya akan dipasarkan ke wilayah Indonesia khususnya Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Jadi, sabunya setelah dilakukan pembekuan akan dimusnahkan setelah 20 hari dari tanggal penangkapan kemarin. Kemudian tersangka melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap jaringannya yang lebih luas," papar dia saat dihubungi, Rabu (7/1).

Para pengedar sabu itu terancam hukuman mati. Saat ini Kepolisian Indonesia dan BNN masih terus mendalami kasus pengedaran narkoba ini.

"Kita adakan kerajsama dengan kepolisian asing, dan badan narkotika asing, kemudian kita melaksanakan pengembangan secara mendalam terhadap kasus ini," jelas Sumirat.

Sebelumnya, pada Senin lalu BNN menangkap sembilan pengedar narkoba yang membawa sabu-sabu seberat 800 Kg di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Sabu yang disita itu dimasukkan ke dalam 40 karung dan terbungkus rapi dalam kemasan kopi merek Tiongkok.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Belgia Kewalahan Hadapi Gelombang Pandemi

Penerimaan Masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 Masih Rendah

Ronde 6 - Petani Tembakau

Kabar Baru Jam 8