Badan Ekonomi Kreatif Prioritaskan Film Nasional

Setelah dilantik Presiden Joko Widodo, Badan Ekonomi Kreatif (BEK) tengah memetakan sejumlah sektor potensial. Salah satu program yang bisa dijadikan unggulan adalah pengembangan industri film tanah air.

NASIONAL

Selasa, 27 Jan 2015 08:15 WIB

Author

Damar Ferry

Badan Ekonomi Kreatif Prioritaskan Film Nasional

badan ekonomi kreatif, film, triawan munaf

KBR, Jakarta - Setelah dilantik Presiden Joko Widodo, Badan Ekonomi Kreatif (BEK) tengah memetakan sejumlah sektor potensial. Salah satu program yang bisa dijadikan unggulan adalah pengembangan industri film tanah air. 


Kepala BEK, Triawan Munaf mengatakan, industri film ini sangat potensial, karena film terdiri dari perpaduan antara seni pertunjukan, teknologi dan budaya yang dapat meraih perhatian publik. Dia meyakini, film Indonesia bisa lebih berkembang, sehingga devisa Indonesia bisa bertambah dua kali lipat bahkan lebih.


"Karena film itu kan sektor yang sangat berpotensi, karena di situ ada budaya ada hiburan, ada teknologi, ada pertunjukan. Kemungkinan bisa saja itu, nanti kami akan konsentrasikan dan konsultasikan dengan brainstorming dengan beberapa ahli dan teman-teman," ujar Triawan Munaf. 


Sementara terget dalam waktu dekat, Triawan akan menyiapkan kantor, pegawai agar dapat menjalankan program di 16 sektor ekonomi kreatif. Selain itu,Triawan mengaku sedang menunggu putusan Sekretaris Negara terkait deputi yang telah diusulkan. 


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melantik Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. Badan Ekonomi Kreatif ini nantinya meliputi 16 sektor di antaranya, kuliner, game, busana, dan film. Triawan Munaf menargetkan devisa Indonesia akan bertambah dua kali lipat dari 7 persen Pendapatan Domestik Bruto dengan adanya badan ini. 


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Bekas Napi Koruptor Harus Jeda Lima Tahun Sebelum Maju di Pilkada