Aktivis Desak KPK Tangkap Budi Gunawan

Kalangan aktivis antikorupsi mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengut dengan tuntas kasus dugaan korupsi yang menjerat Kapolri terpilih Komjen Budi Gunawan.

NASIONAL

Kamis, 15 Jan 2015 17:21 WIB

Author

Mentari Chairunisa

Aktivis Desak KPK Tangkap Budi Gunawan

Aktivis, KPK, Budi Gunawan

KBR, Jakarta – Kalangan aktivis antikorupsi mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengut dengan tuntas kasus dugaan korupsi yang menjerat Kapolri terpilih Komjen Budi Gunawan.

Bahkan, menurut Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Romo Benny Susetyo, KPK bisa segera menangkap Budi Gunawan yang terjerat kasus rekening gendut.

“Di sini kita minta KPK tangkap sekarang juga. Hanya dengan kata itu kita bisa menyelamatkan negeri ini dari kehancuran korupsi yang sudah menjadi sebuah habit dari kekuasaan kita. Melawan korupsi karena kita ingin memulihkan kembali institusi kejaksaan dan kepolisian yang sudah lama menjadi sarang penyamun,” ujar Romo Benny Susetyo di Kantor KPK, Kamis (15/1).

Menurut Romo Benny, penetapan Budi Gunawan sebagai calon Kapolri merupakan sebuah kemunduran dan menghilangkan kredibilitas Jokowi sebagai presiden. Ia juga menganggap penetapan Budi Gunawan sebagai bukti terpentalnya revolusi mental yang selama ini dicanangkan Jokowi.

Sebelumnya, KPK menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka gratifikasi saat menjabat di Biro Pembinaan SDM tahub 2003-2006. Budi Gunawan terancam hukuman 20 tahun penjara.

Sidang Paripurna DPR  Kamis (15/1) siang menyetujui Komjen Budi Gunawan sebagai kepala Polri untuk menggantikan Jenderal (Pol) Sutarman. Persetujuan itu tetap diambil  meskipun Budi berstatus sebagai tersangka kasus korupsi.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Ngopi Bersama Azul Eps 38: Kementerian Baru, Atur-atur Nomenklatur

Kabar Baru Jam 15

Cek Fakta Top 5 Hoax of The Week 17-24 Agustus 2019

Kabar Baru Jam 14

Cerdaskan Petani Dengan Rumah Koran