Pemerintah: PJTKI Harus Pulangkan Jenazah Khotijah

Pemerintah meminta Perusahaan Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) dan majikan memulangkan jenazah TKI Khotijah binti Hosen dari Arab Saudi.

NASIONAL

Rabu, 15 Jan 2014 19:36 WIB

Author

Guruh Dwi Riyanto dan Indra Nasution

Pemerintah: PJTKI Harus Pulangkan Jenazah Khotijah

Pemerintah, PJTKI, Khotijah

KBR68H, Jakarta - Pemerintah meminta Perusahaan Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) dan majikan memulangkan jenazah TKI Khotijah binti Hosen dari Arab Saudi.

Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari mengatakan, keduanya merupakan penanggungjawab utama TKI di Arab Saudi. Meski demikian, pemerintah berjanji tidak akan lepas tanggung jawab untuk memulangkan TKI yang melebihi izin masa tinggal tersebut.

"Perusahaan sebagai yang memberangkatkan tentu tidak kadaluarsa. Kita kejar PT-nya untuk ikut bantu bayar biaya pemulangan dan kalau ternyata bisa ketemu majikannya dan ia bersedia, walaupun ia TKI kaburan, itu juga bisa jadi sumber pendanaan baru sumber dana dari pemerintah. Tapi, yang pertama harus dikejar adalah pihak swasta. Di Undang-undang tercantum itu adalah tanggung jawab mereka,” tutur Dita Indah Sari kepada KBR68H, Rabu (15/1).

TKI bernama Khotijah binti Hosen meninggal dua hari lalu. Dia meninggal di tempat penampungan TKI yang melebihi masa tinggal di Arab Saudi. Selain Khotijah, ada sekitar 7000-an TKI berada di penjara Imigrasi Jeddah.

Sebelumnya, Anggota Komisi Ketenagakerjaan DPR, Rieke Diyah Pitaloka meminta pemerintah segera Khotijah. Menurut Rieke, pemerintah harus melobi tingkat tinggi untuk memulangkan TKI yang berada di penjara imigrasi Arab Saudi tersebut. Hal ini agar persitiwa serupa tidak terulang.

"Mohon ini desakan dari pimpinan DPR agar jenazah beliau bisa dipulangkan ke tanah air, dan segera melakukan lobi tingkat tinggi pemerintah, agar mereka yang di penampungan ini supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terulang kembali bisa dipulangkan oleh pemerintah Saudi," kata Rieke dalam Rapat Paripurna DPR.

Sementara itu, Pimpinan DPR sudah berkomunikasi dengan parlemen Arab Saudi terkait pemulangan TKI yang telah melebihi masa tinggal.

Puluhan ribu TKI terlantar di bawah jembatan layang Palestina, Jeddah, Arab Saudi. Hal ini menyusul berakhirnya batas waktu pemutihan izin tinggal. Sementara itu, sekitar 7000-an TKI berada di penjara Imigrasi Jeddah.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

KPK Hentikan Puluhan Penyelidikan Kasus Korupsi

Sulap Limbah Jadi Produk

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13