Bagikan:

Pelaku Pelecehan Seksual di LKBN Antara Dilaporkan ke Polisi

KBR68H, Jakarta

NASIONAL

Rabu, 22 Jan 2014 08:47 WIB

Author

Doddy Rosadi

Pelaku Pelecehan Seksual di LKBN Antara Dilaporkan ke Polisi

pelecehan seksual, antara, dilaporkan ke polisi

KBR68H, Jakarta – Kasus pelecehan seksual yang terjadi di Perum LKBN Antara dilaporkan ke Polda Metro Jaya, nanti siang. Ketua Serikat Pekerja Antara Perjuangan Lutfiansyah mengatakan, lima korban akan didampingi LBH Apik dan perwakilan dari Serikat Pekerja Antara Perjuangan nanti siang sekitar pukul 13 WIB ke Polda Metro.

Kata dia, korban akan membuat laporan tentang kasus pelecehan seksual serta pelaku ke polisi. Kasus ini sebenarnya akan dilaporkan ke polisi minggu lalu. Namun, rencana itu ditunda karena salah satu korban mengalami pendarahan.

“Kami dari SP hanya akan mendampingi bersama LBH Apik, keputusan untuk melaporkan kasus ini serta pelakunya ke polisi merupakan keputusan dari korban. Saat ini salah satu korban yang sempat mengalami pendarahan kondisinya sudah membaik. Lima korban juga sudah bekerja seperti biasa, namun masih tetap dalam pendampingan oleh SP,”kata Lutfiansyah ketika dihubungi KBR68H.

Seorang pejabat Perum LKBN ANTARA  dengan inisial F sudah dibebastugaskan karena melakukan pelecehan seksual kepada enam orang karyawan. Pelaku pelecehan seksual itu dikembalikan ke Biro Makassar menjadi Redaktur. Kasus pelecehan seksual itu terjadi pada tahun lalu.

Direksi Perum LKBN ANTARA menyatakan keputusan yang diambil terhadap terduga pelaku pelecehan seksual di Perusahaan adalah sanksi terberat yang telah didasarkan pada laporan dari para pihak yang terlibat dalam kasus ini.
 
Sekretaris perusahaan LKBN ANTARA Iswahyuni mengatakan, manajemen dalam upaya mencari keputusan yang adil dan fair telah memeriksa semua pihak terkait termasuk korban, terduga pelaku, melakukan pertemuan dengan Serikat Pekerja Antara (SPA) dan Serikat Pekerja Antara-Perjuangan (SPAP) dan berkoordinasi dengan  Satuan Pengawas Internal (SPI), Divisi SDM dan Departemen Hukum dan Advokasi.

Perusahaan juga memberikan kesempatan kepada korban untuk meneruskan kasus ini ke jalur hukum, dengan melaporkan kepada Polisi agar dapat dilakukan pembuktian atas dugaan kasus tersebut. Hal ini dikarenakan yang dapat melakukan pembuktian atas dugaan tersebut adalah Pengadilan, sementara Perusahaan telah memberikan hukuman administratif berdasarkan peraturan yang berlaku.


Baca: Lakukan Pelecehan Seksual, Pejabat LKBN ANTARA Dibebastugaskan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

IPK Anjlok, Indonesia Makin Korup?

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending