Kemendag Cabut Izin Importir Pelanggar Aturan Impor Beras

KBR68H, Jakarta- Kementerian Perdagangan berjanji mencabut izin importir beras yang terbukti melakukan pelanggaran di pasar.

NASIONAL

Selasa, 28 Jan 2014 21:31 WIB

Author

Evelyn Valanta

Kemendag Cabut Izin Importir Pelanggar Aturan Impor Beras

kemendag, beras, ilegal

KBR68H, Jakarta- Kementerian Perdagangan berjanji mencabut izin importir beras yang terbukti melakukan pelanggaran di pasar.

Hal ini terkait penemuan beredarnya beras premium asal Vietnam di Pasar Induk Cipinang. Sekretaris Direkorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairin mengatakan sanksi yang akan diberikan kepada para importir tersebut akan disesuaikan dengan tingkat pelanggarannya. Saat ini pemerintah masih memeriksa sejumlah importir beras di kantor Kementerian Perdagangan.

"Ya, tingkat kesalahannya apa, ya paling tidak kita akan cabut itu izinnya dari importir terdaftarnya. Itu yang akan kita cabut. Jadi, kasih kita waktu kalau saya ingin kemarin sudah selesai secepatnya tetapi saya perlu waktu juga ya," kata Bachrul kepada KBR68H.

Sekretaris Direkorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairin. Kementerian Perdagangan memanggil 165 importir beras.

Pemanggilan tersebut dilakukan secara bertahap untuk menyelidiki masuknya impor beras Vietnam. Pasalnya, ada 16 ribu ton beras jenis medium Vietnam yang masuk ke pasar dalam negeri.

Padahal menurut aturan Kementerian Perdagangan impor beras yang mendapatkan izin hanyalah beras jenis premium. Sementara itu, Bea dan Cukai mengkonfirmasi beras dari Vietnam tersebut telah mendapat izin dari Kementerian Perdagangan.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Menteri Nadiem Makarim Diminta Kaji Ulang Kebijakan Kampus Merdeka