Bagikan:

Pengamat: PDI Perjuangan Tidak Lagi Membela Rakyat Kecil

KBR68H, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dinilai tidak lagi membela rakyat kecil seperti slogannya.

NASIONAL

Kamis, 10 Jan 2013 08:02 WIB

PDI Perjuangan, rakyat kecil

KBR68H, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dinilai tidak lagi membela rakyat kecil seperti slogannya. Direktur Lingkar Madani Indonesia LIMA Ray Rangkuti mengatakan kebijakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri kerap bertentangan dengan keinginan rakyat kecil. Misalnya, penjualan aset perusahaan milik negara kepada pengusaha asing.

"Justru ketika Ibu Megawati (Ketua Umum PDI Perjuangan -red) menjadi Presiden Indonesia kebijakan-kebijakan yang dibuatnya lebih banyak berorientasi pada pemodal besar. Kita tahu bahwa beberapa kebijakan Ibu Mega bertentangan dengan jargon-jargon yang mereka kampanyekan. Beberapa perusahaan dalam negeri yang mereka jual ke luar negeri. Slogan PDI Perjuangan sebagai partai wong cilik (rakyat kecil -red) menurut saya agak pemanis yang tidak ada di lapangan."ujar Ray Rangkuti

Direktur LIMA Ray Rangkuti juga mengkritik lemahnya ketegasan partai itu terhadap kader yang terlibat korupsi. Namun dia menilai sikap PDI Perjuangan yang konsisten berada di luar kekuasaan telah memperbaiki citra partai. Hal ini membuat keterpilihan PDI Perjuangan naik tipis sekitar satu persen. Hari ini PDI Perjuangan merayakan hari jadi ke-40. Perayaan hari jadi partai itu digelar di Waduk Jatiluhur, Jawa Barat.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Rendahnya Serapan APBN hingga Penghujung 2022

Most Popular / Trending