Mendag: Pengetatan Impor Gadget, Untuk Kembangkan Industri Lokal

NASIONAL

Kamis, 03 Jan 2013 16:59 WIB

Author

Indra Nasution

Mendag: Pengetatan Impor Gadget, Untuk Kembangkan Industri Lokal

K3L, Gadget, Perdagangan, Gita Wirjawan, Impor

KBR68H, Jakarta - Kementerian Perdagangan mulai memperketat prosedur impor telepon selular dan komputer.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan pengetatan impor itu untuk mengembangkan industri elektronik produk lokal. Gita menegaskan, aturan baru ini bukan untuk mematikan produk impor.

"Itu semangatnya Kesehatan Kenyamanan dan Keselamatan Lingkungan (K3L). Jadi kita bukan anti impor, jkita hanya menganut peraturan yang mendukung keselamatan, kenyamanan, kesehatan dan lingkungan. Dan itu bisa disinkronkan dengan upaya kita untuk melakukan industrialisasi di dalam negeri, untuk membangun industri tablet, industri televisi, handpone lokal. Kenapa tidak? Kan banyak kawan-kawan kita lulusan politeknik, S1 dari ITB Unpad, UGM, dan sekolah bagus lainnya di Indonesia," kata Gita Wirjawan.

Dalam aturan impor yang baru disebutkan, perusahaan yang ingin mendapatkan izin importir terdaftar barang-barang elektronik telepon selular atau komputer tablet dan lain-lain harus mengajukan permohonan tertulis kepada Menteri Perdagangan.

Selain itu, pemegang izin importir terdaftar ponsel atau piranti genggam hanya boleh menjual barang impor melalui distributor, dan tidak diizinkan menjual langsung secara eceran.


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Keluarkan Biaya Sendiri untuk Visum

Tantangan Dalam Reintegrasi Eks-Napiter dan Orang Yang Terpapar Paham Radikalisme

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14