KPU Akui Minta NIK untuk Kartu Anggota Parpol

NASIONAL

Sabtu, 05 Jan 2013 20:50 WIB

Author

Yudi Rahman

NIK, Verifikasi, Parpol

KBR68H, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum Pusat mengakui adanya permintaan pencantuman Nomor Induk Kependudukan pada Kartu Tanda Anggota KTA Parpol dalam verifikasi faktual. Anggota KPU Arief Budiman,beralasan pencantuman NIK hanya sebagai saran,  agar bisa untuk mencocokkan kesesuaian nama yang tercantum pada KTA. Arief membantah jika ada aturan yang mewajibkan Kartu Tanda Anggota Parpol mencantumkan Nomor Induk Kependudukan NIK.

"Tidak-tidak dalam peraturan kita yang penting itu punya KTA. Berarti tidak harus pakai NIK? Tidak, itu biasanya digunakan kalau ada keragu-raguan, karena di beberapa tempat orang-orang itu tidak dikenal jadi KTA yang diajukan kepada kita ternyata tidak cocok dengan orang yang dihadirkan. Kawan-kawan kalau mengalami keragu-raguan soal itu maka dia biasanya meminta karena yang memeriksa memang warga di situ dan dia tidak kenal dengan orang yang diajukan partai itu," papar Arif Budiman.


Sebelumnya, beberapa pengurus partai gurem memprotes adanya aturan soal pencantuman Nomor Induk Kependudukan dalam Kartu Tanda Anggota Partai Politik. Partai gurem menuding adanya pencantuman NIK tidak diikuti oleh partai besar seperti Golkar dan Demokrat dalam verifikasi faktual.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Ramadan Kelabu Korban Gempa Malang

Kabar Baru Jam 7

Maqam Ibrahim: Mengaji Artefak Arkeologi

Kebebasan dalam Berpakaian

Kabar Baru Jam 8