Bagikan:

Demi Promosi, Kemenkes Izinkan Syuting di ICU Rumah Sakit

NASIONAL

Kamis, 03 Jan 2013 13:36 WIB

Demi Promosi, Kemenkes Izinkan Syuting di ICU Rumah Sakit

Intensive Care Unit, ICU, Harapan Kita, Kementerian Kesehatan

KBR68H, Jakarta - Kementerian Kesehatan menyatakan masih membolehkan kegiatan syuting film di rumah sakit, termasuk di ruang perawatan intensif atau ICU.

Direktur Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan Chairul Radjab Nasution mengatakan kegiatan syuting diperlukan untuk proses pendidikan dan promosi rumah sakit.

"Mengapa musti dilarang? Kalau tiba-tiba ada orang ingin membuat film tentang rumah sakit, bisa saja kan? Itu kan juga untuk mengenalkan rumah sakit. Edukasi itu perlu. Misalnya, edukasi tentang bagaimana penanganan rumah sakit, bagaimana rawat jalan itu perlu, dan lain-lain," kata Chairul Radjab.

Kegiatan syuting film di rumah sakit menjadi perhatian publik, setelah kasus syuting sebuah sinetron di ruang perawatan khusus Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta. Padahal ruang ICU merupakan ruang steril dan khusus untuk merawat pasien sakit berat.

Kasus syuting itu juga dikaitkan dengan meninggalnya seorang bocah penderita leukemia, yang sempat dirawat di ruangan yang sama dengan syuting sinetron. Orang tua bocah menyesalkan kegiatan syuting yang mengganggu kenyamanan saat anaknya dirawat.


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Kemarau Tiba, Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan