Choel Mallarangeng Juga Akui Terima Rp2 M dari PT Global

NASIONAL

Jumat, 25 Jan 2013 23:27 WIB

Author

Ade Irmansyah

Choel Mallarangeng Juga Akui Terima Rp2 M dari PT Global

Megaproyek Hambalang, Kasus korupsi Hambalang, Andi Alfian Mallarangeng, Zulkarnain Mallarangeng

KBR68H, Jakarta - Tuduhan yang dilontarkan bekas bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin soal keterlibatan Andi Zulkarnain Mallarangeng dalam proyek Hambalang mulai menunjukkan titik terang.


Andi Zulkarnaen alias Choel Mallarangeng mengaku pernah menerima uang sebesar Rp2 miliar dari pemilik PT Global Daya Manunggal, Herman Prananto. Perusahaan itu merupakan subkontraktor proyek Hambalang, di Bogor, Jawa Barat.


Meski begitu, adik bekas Menpora Andi Alfian Mallarangeng itu mengklaim, uang itu diterimanya sebagai jasa konsultan politik.


Choel mengaku pernah dua kali bertemu dengan Herman Prananto, bos PT Global. Pada pertemuan yang kedua, ia mengaku memerima pemberian yang dianggapnya hadiah tersebut yaitu pada Mei 2010.


“Apakah saya mengenal Pak Herman dari PT Global, saya katakan iya. Pak Herman pernah dua kali bertemu saya bulan April 2010 dan Bulan Mei 2010 jauh sebelum tender Hambalang dan sebagainya. Jadi itu tujuh bulan sebelum penunjukkan subkontraktor Hambalang dan tidak ada pembicaraan Hambalang. Beliau datang, dia tahu saya konsultan politik sehingga beliau merasa bahwa mungkin bisa perkenalkan dengan klien-klien saya. Pada pertemuan kedua yang bersangkutan melalui sodara Fahrudin menitipkan sejumlah uang kepada saya yang jumlahnya Rp2 miliar," aku Choel Mallarangeng.


Sebelumnya pada persidangan pembangunan Wisma Atlet, bekas kader Partai Demokrat, Muhamad Nazaruddin pernah membeberkan keterlibatan Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel Mallarangeng.


Saat itu dalam persidangan Nazaruddin mengatakan, Choel pernah menerima imbalan Rp2,5 miliar karena PT Global ikut menjadi subkontraktor proyek Hambalang.


Choel Mallarangeng Mallarangeng hari ini ditemani kakaknya Rizal Mallarangeng memenuhi panggilan pemeriksaan KPK sebagai saksi. Pemeriksaan untuk melengkapi berkas tersangka kakaknya bekas Menpora Andi Alfian Mallarangeng dan bekas Kabiro Perencanaan Keuangan Kemenpora, Deddy Kusdinar.

Choel Mallarangeng juga mengaku menerima hadiah dari Dedy Kusdinar pada 2010. Namun Choel membantah uang itu terkait proyek Hambalang. Choel mengatakan, hadiah itu diberikan pada saat ia berulang tahun. Choel menolak menyebutkan nilah hadiah.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Kebijakan Pemerintah Tangani Konflik Papua

Para Pencari Harta Karun

Kabar Baru Jam 7

Cerdik Kelola THR