Bandara Soetta Minta Batavia Air Bertanggungjawab pada Penumpang

Pengelola Bandar Udara Soekarno Hatta, Banten meminta maskapai penerbangan Batavia Air atau kurator bertanggungjawab atas penelantaran penumpang.

NASIONAL

Kamis, 31 Jan 2013 19:12 WIB

Author

Guruh Dwi Riyanto

Bandara Soetta Minta Batavia Air Bertanggungjawab pada Penumpang

batavia air, pailit

KBR68H, Jakarta – Pengelola Bandar Udara Soekarno Hatta, Banten meminta maskapai penerbangan Batavia Air atau kurator bertanggungjawab atas penelantaran penumpang. Sebelumnya ratusan penumpang terlantar lantaran Batavia berhenti beroperasi setelah diputuskan pailit atau bangkrut. Manajer Bandara Soekarno-Hatta, Bram Tjiptadi mengatakan, hingga saat ini pihak kurator maupun maskapai belum memberikan keterangan resmi terkait nasib penumpangnya. Karenanya, pihak bandara membuka posko di Terminal 1 C untuk menampung para penumpang Batavia.

"Kurator sama Batavia belum ada. Justru itu yang kita harapkan. Kita peduli pada masyarakat. Itulah kenapa kita turun tangan langsung. Tanggungjawab ada di kurator. Maka, kita minta penumpang tetap menyimpan tiket. Kita berharap niat baik kurator dan Batavia. Jangan melemparkan masalah pada kita. Kita melihat mereka keleleran tidak tega,"demikian General Manager Soekarno Hatta Bram Tjiptadi di Bandara Soekarno Hatta.

Kepolisian menyiapkan 400an personel untuk benjaga di sekitar bandara. Kemarin, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat memvonis P.T. Metro Batavia pailit. Maskapai itu dianggap tidak mampu membayar utang pada International Lease Finance Corporation. Sejak hari ini, Batavia Air telah menghentikan seluruh kegiatan penerbangan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Menteri Nadiem Makarim Diminta Kaji Ulang Kebijakan Kampus Merdeka