[Advertorial] IRSA, Dukungan ADIRA terhadap program Keselamatan Jalan Raya di Indonesia

IRSA terselenggara melalui kolaborasi dan sinergitas dengan Lima Pilar Keselamatan Jalan di Indonesia yang disesuaikan dengan Rancangan Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan.

KABAR BISNIS | KABAR BISNIS

Jumat, 14 Des 2018 13:31 WIB

Author

Rizal Wijaya

[Advertorial] IRSA, Dukungan ADIRA terhadap program Keselamatan Jalan Raya di Indonesia

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berfoto usai memberikan sertifikat kepada finalis IRSA 2018

KBR, Jakarta - Adira Insurance kembali menggelar Penganugerahan Indonesia Road Safety atau IRSA untuk keenam kalinya. Tahun ini, acara penganugerahan IRSA 2018 mengangkat tema 'Smart City for Road Safety' yang digelar di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis, 13 Desember 2018. Acara ini dihadiri oleh Menteri Perencanan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS, Bambang Brodjonegoro, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Kepala Korps Lalu Lintas Republik Indonesia, Irjen Pol Refdi Andri, serta para bupati dan wali kota finalis IRSA 2018.


Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat memberikan penghargaan kepada salah satu finalis IRSA 2018, Kota Bandung

Bussiness Development Division Head Adira Insurance Tanny Megah lestari mengatakan, acara IRSA terselenggara melalui kolaborasi dan sinergitas dengan Lima Pilar Keselamatan Jalan di Indonesia yang disesuaikan dengan Rancangan Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan. Sinergitas tersebut adalah melalui Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas RI, dan Kementerian Kesehatan.

Melalui acara ini, Adira Insurance mendukung program pemerintah untuk menurunkan tingkat kecelakaan di Indonesia. Adira Insurance melalui IRSA juga mengajak masyarakat, swasta, media, dan berbagai pihak lainnya untuk menerapkan sistem tata kelola keselamatan jalan yang baik di kota dan kabupatennya masing-masing.

"Sebenarnya IRSA ini adalah salah satu program. Intinya IRSA ini adalah activity CSR kami, kampanye keselamatan kami. Tujuannya kami mendukung program pemerintah untuk menciptakan zero accident. Nah kami ingin membantu pemerintah menciptakan itu. Dengan adanya apresiasi ini, kita harapkan kota dan kabupaten masing-masing berlomba menciptakan program keselamatan yg terbaik. Sehingga pada akhirnya kami ingin angka fatalitas berkurang, angka kecelakaan berkurang, tingkat kemakmuran bangsa juga otomatis lebih lebih naik," kata Tanny di Hotel JW Mariott (13/12/18).

Acara IRSA 2018 diikuti 137 kota dan kabupaten, 23 di antaranya terpilih sebagai finalis. Terdapat beberapa kategori penghargaan dalam IRSA 2018. Penilaian di IRSA mengacu pada lima pilar keselamatan jalan, yakni manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, dan penanganan pra dan pasca kecelakaan.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Subaraya, Jawa Timur, Irvan Wahyu menyampaikan terima kasih atas terpilihnya Kota Surabaya sebagai pemenang kategori Most Inspiring City pada IRSA 2018. Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan IRSA 2018 dan berharap IRSA bisa terus membantu pemerintah mengkampanyekan keselamatan jalan.


Konferensi Pers bersama Chief Executive Officer ADIRA, Julian Noor beserta para pemenang IRSA 2018

"Terimakasih ya, ini prestasi kota Surabaya dan warga Surabaya karena kita terpilih sebagai most inspiring city. Karena kami memang selalu berinovasi, dinas perhubungan selalu mengarahkan ke arah smart city, smart mobility. Kita harap transportasi di Surabaya bisa di manage dengan baik dan warga Surabaya juga bisa nyaman tinggal di Surabaya," kata Irvan usai acara IRSA (13/12/18).

Adira Insurance berharap, dengan adanya acara IRSA, pemerintah kota dan kabupaten di seluruh Indonesia dapat terus mengembangkan program-program keselamatan jalan dan tata kelola keselamatan jalan dengan lebih baik.


Berikut adalah datar Kota/Kabupaten pemenang IRSA 2018:

Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi

  • Pemenang Utama: Kota Bandung
  • Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management): Kota Banjarmasin
  • Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road): Kota Bandung
  • Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle): Kota Yogyakarta 
  • Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User): Kota Bogor
  • Pemenang Pilar 5 : Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response): Kota Bandung


Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah

  • Pemenang Utama: Kota Samarinda
  • Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management): Kota Samarinda
  • Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road): Kota Samarinda
  • Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle): Kota Probolinggo
  • Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User): Kota Bontang
  • Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response): Kota Samarinda


Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi

  • Pemenang Utama: Kabupaten Pacitan
  • Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management): Kabupaten Cianjur
  • Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road): Kabupaten Pacitan
  • Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle): Kabupaten Pacitan
  • Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User): Kabupaten Jepara
  • Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response): Kabupaten Jepara


Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah

  • Pemenang Utama: Kabupaten Bangka
  • Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management): Kabupaten Barito Kuala
  • Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road): Kabupaten Bangka
  • Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle): Kabupaten Bangka
  • Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User): Kabupaten Bangka
  • Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response): Kabupaten Bangka


Kategori Kota/Kabupaten Excellent City 2017

  • Pemenang Utama: Kota Semarang
  • Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management): Kota Balikpapan
  • Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road): Kota Semarang
  • Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle): Kota Tangerang
  • Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User): Kota Semarang
  • Pemenang Pilar 5 Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response): Kota Semarang


Penghargaan Khusus

  • Kota/kabupaten dengan program inovasi terbaik dalam upaya meningkatkan tata kelola keselamatan jalan: Kota Bandung
  • Kota/kabupaten terbaik pada program edukasi keselamatan jalan: Kota Bandung
  • Kota/kabupaten terbaik pada upaya meningkatkan jumlah pengguna angkutan umum: Kota Semarang
  • Kota/kabupaten dalam penerapan konsep smart city pada program keselamatan jalan: Kota Semarang
  • The Most Inspiring City in Road Safety: Kota Surabaya


Editor: Paul M Nuh
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - KABAR BISNIS

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun