[Advertorial] Customs Award: Apresiasi KPU Bea Cukai Soekarno-Hatta bagi Stakeholder

KABAR BISNIS , KABAR BISNIS

Kamis, 13 Des 2018 11:04 WIB

Author

Paul M Nuh

[Advertorial] Customs Award: Apresiasi KPU Bea Cukai Soekarno-Hatta bagi Stakeholder

Kepala KPU Bea Cukai Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang saat memberikan penghargaan kepada salah satu stakeholder

KBR, Jakarta -Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta untuk kali ke-3 menyelenggarakan acara Soekarno Hatta International Airport (SHIA) Customs Awards 2018.

Acara digelar di Aula Gedung B Bea Cukai Soekarno-Hatta, Kamis (13/12/2018). Penghargaan itu digelar dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.

Acara dibuka oleh Kepala KPU BC SH,  Erwin Situmorang dilanjutkan dengan pemaparan singkat tentang pencapaian Bea Cukai Soekarno-Hatta selama 2018 dan apa yang akan dipersiapkan oleh Bea Cukai Soekarno-Hatta untuk tahun 2019.

Selama 2018, KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta dengan pegawai berjumlah 653 orang, telah melakukan pengawasan dan pelayanan terhadap sekitar 13,7 juta penumpang internasional. Pengawasan juga dilakukan terhadap dokumen impor (PIB & CN) sebanyak lebih dari 15 juta dolar AS, dan nilai transaksi impor sebanyak lebih dari 15 miliar dolar AS.

Penerimaan bea masuk (BM) dan pajak dalam rangka impor (PDRI) pada 2018 mencapai angka Rp24 triliun (per tanggal 10 Desember 2018).

Penindakan narkoba dari Januari-10 Desember 2018 juga telah mencapai 122 kasus dengan barang bukti narkotika, psikotropika dan prekursor (NPP) sebanyak 119 kilogram.

Tahun 2018, KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta juga melakukan penyempurnaan terkait sistem pelayanan. Penyempurnaan antara lain pada penyederhanaan proses layanan barang penumpang, sentralisasi petugas dokumen tingkat trampil (PDTT), sentralisasi pemeriksa barang, prosedur layanan frontdesk & customer service, autogate system dan peningkatan SDM melalui inhouse training dan analisis pemetaan pegawai.

Selain itu untuk tahun 2019, KPU BC SH akan melakukan integrated information management systems yang dapat memberikan output data guna pengambilan keputusan yang lebih baik dan efisiensi  penggunaan sumber daya.

SHIA Custom Award merupakan kegiatan tahunan KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta sebagai peghargaan atas kerjasama yang terjalin dengan semua stakeholder yang ada di lingkungan KPU Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

Penghargaan diberikan kepada:

-Sarimode Fashindo Adi Perkasa untuk kategori perusahaan pembayar bea masuk (BM) terbesar
-Nippon Express untuk kategori tempat penimbunan sementara (TPS) terbaik
-Garuda Maintenance Facility Aero Asia untuk kategori tempat penimbunan berikat (TPB) terbaik
-Mercedez Benz Ind untuk kategori importir jalur prioritas terpatuh
-Singapore Airlines untuk kategori maskapai penerbangan terpatuh
-Commit Trans untuk kategori Pengusaha Jasa Titipan terbaik

Penghargaan khusus juga diberikan kepada beberapa instansi yg telah bekerja sama dengan baik dalam penegakan hukum selama 2018. Di antaranya kepada Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim POLRI (diterima oleh Direktur TPN Bareskrim, Brigjen Pol Eko Daniyanto MM), Kantor Imigrasi kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (diterima oleh Kepala Kantor Imigrasi Enang Syamsi), dan Kanwil DJP Banten. 


Kepala KPU Bea Cukai Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang berfoto bersama para pemenang, nominator dan para tamu undangan SHIA Custom Award 2018. 



Penghargaan juga diberikan kepada pegawai teladan di lingkungan KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta dan para pegawai yg telah memasuki masa purna tugas.

Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang menyadari, merekalah sebetulnya bagian terpenting dari pelayanan. Dengan kerjasama yang baik maka tuntunan masyarakat akan pelayanan yang lebih cepat dan lebih baik bisa terpenuhi.



Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - KABAR BISNIS

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Amandemen UUD 1945