Share This

[Advertorial] Dengan Logo Baru, Electronic City Siap Bersaing di Era Serba Terkoneksi

"Perubahan logo ini diharapkan dapat membawa atmosfer positif serta pengalaman berbelanja yang lebih baik bagi customer.” tutur Wiradi.

KABAR BISNIS , KABAR BISNIS

Jumat, 16 Nov 2018 16:16 WIB

Author

Paul M Nuh

[Advertorial] Dengan Logo Baru, Electronic City Siap Bersaing di Era Serba Terkoneksi

Perjalanan Bisnis PT Electronic City Indonesia Tbk. (Electronic City, ECII) sebagai pionir toko ritel elektronik modern di Indonesia telah menginjak tahun ke-17 pada tanggal 11 November 2018 lalu. Bertempat di Four Points by Sheraton Thamrin, pada tgl 15 November 2018 Electronic City mengadakan Social Gathering yang dihadiri oleh Ibu Ingrid Pribadi selaku Direktur Utama PT Electronic City Indonesia Tbk., Bapak Wiradi selaku Direktur PT Electronic City Indonesia Tbk., dan seluruh management Electronic City serta rekan media dan rekan influencer

Event ini juga dihadiri oleh Morgan Oey (Brand Ambassador) dan Andra Alodita (Blogger & Incluencer) dalam sebuah talkshow bertajuk “Convenience Shopping in Hyperconnected Era”. Tema ini sengaja diangkat karena pada era terkoneksi ini terdapat banyak perubahan terhadap kebiasaan dan gaya hidup masyarakat, termasuk kebiasaan berbelanja. “Masyarakat di era hyperconnected ini sangat menyukai kepraktisan dalam hidup, termasuk ketika membeli elektronik, dan electronic city berkomitmen siap untuk menghadirkan kenyamanan dan kemudahan bagi customer baik yang berbelanja di toko offline maupun berbelanja di online (www.electronic-city.com) antara lain dengan menghadirkan produk electronik asli dan bergaransi resmi nasional, suasana toko yang nyaman, staff handal yang informatif serta 12 added value seperti gratis kirim dan instalasi.” ujar Wiradi.

Selain menjadi ajang silaturahmi bersama rekan media dan influencer, social gathering yang merupakan salah satu rangkaian cara ulang tahun Electonic City ke-17 juga menjadi kesempatan Electronic City untuk memperkenalkan secara resmi logo baru kepada rekan media dan influencer. Unveiling logo sudah dilakukan pertama kali di Pondok Indah Mall tanggal 3 November 2018 lalu bertepatan dengan re-opening toko Electronic City di Pondok Indah Mall 1 yang sudah menggunakan konsep baru. Kemudian dilanjutkan di tanggal 11 November 2018 lalu di mana Electronic City menyelenggarakan employee gathering & anniversary celebration, berupa acara outing karyawan agar dapat lebih saling mengenal, lebih kompak dan menumbuhkan sense of belonging terhadap perusahaan.

Bertepatan dengan hari jadi ke-17 tahun, electronic city melakukan rejuvenation (peremajaan) terhadap brand dan juga keseluruhan korporasi, di mana salah satunya yaitu dengan menghadirkan logo baru yang lebih fresh, hangat dan modern.

Adapun perubahan logo electronic city adalah sebagai berikut:


Keterangan:

Logo baru Electronic City terdiri dari dua warna, orange dan biru, di mana orange melambangkan Electronic City sebagai brand yang modern, dinamis dan praktis, dan biru melambangkan Electronic City sebagai brand yang dapat dipercaya, dapat diandalkan dan professional. Tiga payung di atas kalimat melambangkan Electronic City sebagai brand yang bersahabat dan modern sehingga menghadirkan kenyamanan. Sedangkan warna orange sebagai simbol dinamis dan praktis. Penggunaan huruf yang menonjol yang mencerminkan teknologi, percaya diri, berani. Salah satu elemen utama yang terpenting dalam logo baru Electronic City adalah angka 1 yang menjadi huruf I di dalam kata city. Angka 1 ini tidak hanya melambangkan status Electronic City sebagai pionir, tetapi juga membawa semangat Electronic City untuk tetap menjadi nomor 1.

“Kami juga berharap bahwa angka 1 ini dapat menjadikan Electronic City sebagai pilihan utama dan satu-satunya toko yang dapat memenuhi kebutuhan elektronik rumah tangga anda. Di dalam sebuah kompetisi, angka 1 melambangkan pemenang. Maka Electronic City akan terus membawa semangat nomor 1 tersebut, sesuai dengan tagline kita yaitu juaranya toko elektronik. Perubahan logo ini diharapkan dapat membawa atmosfer positif serta pengalaman berbelanja yang lebih baik bagi customer.” tutup Wiradi. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.