ADVERTORIAL

Donasi Masker Medis, Upaya Industri Bantu Masyarakat di tengah Pandemi

Moeldoko menegaskan, masker dapat menyelamatkan banyak orang. Tanpa memakai masker, orang akan berisiko tertular Covid-19

KABAR BISNIS

Rabu, 14 Okt 2020 19:06 WIB

Donasi Masker Medis, Upaya Industri Bantu Masyarakat di tengah Pandemi

Pengendalian Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 lalu perlu partisipasi banyak pihak, antara lain industri. Keterlibatan industri menjadi momentum yang tepat untuk membantu masyarakat terutama di bidang kesehatan.

“Kantor Staf Presiden mewakili pemerintah sangat mengapreasi pihak industri dalam mewujudkan partisipasi publik yang sangat signifikan bagi masyarakat,” papar Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko pada acara simbolis penyerahan donasi masker di Gedung Bina Graha, Jakarta Rabu (14/10).

Pada kesempatan tersebut, Kantor Staf Presiden (KSP) mewakili pemerintah menerima donasi 5 juta masker medis dari AICE untuk disalurkan kepada masyarakat. Sumbangan masker ini sebagai upaya pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Moeldoko menegaskan, masker dapat menyelamatkan banyak orang. Tanpa memakai masker, orang akan berisiko tertular Covid-19. “Orang enggan pakai masker karena harus beli masker. Dengan adanya donasi masker ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker. Masker itu sederhana tapi maknanya luar biasa bisa menyelamatkan masyarakat. KSP mengapresiasi upaya donasi masker ini, saya berharap langkah positif seperti ini terus bisa berjalan,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pondok pesantren merasa terbantu dengan adanya donasi masker ini. Banyak pesantren yang masih kesulitan mendapatkan masker medis. Selama ini, santri-santri di pondok pesantren masih menggunakan masker kain yang sangat riskan terhadap penularan Covid-19. “Gerakan donasi masker kepada pesantren ini sangat membantu. Kami juga mengapresiasi kerja sama dengan pemerintah melalui KSP.”

Pihak GP Ansor sudah menginstruksikan agar pembagian masker di pondok pesantren dan juga kelompok sosial lainnya untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dengan demikian, pesantren tidak berpotensi menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. “Masyarakat Indonesia saat ini masih mengalami masa sulit akibat pandemi. Mudah-mudahan kerja sama dengan KSP ini dapat membawa bangsa Indonesia segera keluar dari pandemi.”

Sylvana, perwakilan AICE mengatakan, donasi 5 juta masker medis yang disalurkan melalui KSP ini merupakan rangkaian dari 20 juta masker yang akan dibagikan kepada masyarakat di 20 kota. Sebagai upaya distribusi, pihaknya melibatkan GP Ansor dan pemerintah pusat yang diwakili KSP serta pemerintah daerah dan berbagai organisasi masyarakat lainnya.

Menurut Sylvana, masker ini memiliki sertifikasi dari Kementerian Kesehatan. Untuk penyaluran donasi jutaan masker ini juga akan melibatkan 200 ribu UKM mitra AICE di seluruh Indonesia. “Program ini akan berlangsung selama 6 bulan ke depan, mudah-mudahan Indonesia segera terbebas dari Covid-19.”

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - KABAR BISNIS

Most Popular / Trending

Valentino Rossi Akan Kembali Ke Arena Balap Pada MotoGP Eropa

Kisruh Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

Kabar Baru Jam 7

Nakesku Sayang, Nakesku Malang

Eps3. Ketika Burgermu Memanaskan Bumi