[Advertorial] Minim Pasokan Listrik dan Air, Tim PSC Tetap Layani Operasi di Donggala

Walaupun tidak ada listrik, operasi harus tetap dilakukan karena jika dibiarkan khawatir akan menyebabkan risiko yang lebih parah

KABAR BISNIS , KABAR BISNIS

Kamis, 04 Okt 2018 14:23 WIB

Author

Paul M Nuh

[Advertorial] Minim Pasokan Listrik dan Air, Tim PSC Tetap Layani Operasi di Donggala

Tim Public Service Center (PSC) 119 Sulawesi Barat dan PSC 119 Palopo adalah tim kesehatan yang pertama menembus Kota Palu melalui darat. Kedua tim PSC 119 itu terdiri dari 1 dokter anestesi, 1 dokter bedah, 1 dokter umum, 3 orang perawat, dan 6 orang relawan.

Salah satu tim PSC 119 yang juga dokter spesialis anestesi, dr. Pandi mengatakan mereka tiba hari Minggu (30/9) pukul 10.00 WITA di Donggala. Sebelumnya, sekitar pukul 8 WITA, tim PSC melakukan pelayanan di pengungsian di Mamuju Utara, dan Donggala.

Pada pengungsi yang mengalami trauma amputasi, dilakukan tindakan operasi dengan anestesi spinal.

Walaupun tidak ada listrik, operasi harus tetap dilakukan karena jika dibiarkan khawatir akan menyebabkan risiko yang lebih parah. Operasi dilakukan secara manual, tensi manual, dan pengawasan manual. Selain itu, cuci tangan pakai NaCl, handscrub dan alkohol.

Sementara untuk trauma kepala, dan dada dirujuk ke rumah sakit. “Kami tiba hari minggu. Operasional di Donggala melayani pasien sampai jam 13.00 WITA dan di lanjut jam 17.00 melayani pasien yang tertimpa reruntuhan,” kata dr. Pandi.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - KABAR BISNIS

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Amandemen UUD 1945