Share This

Daihatsu AYLA, Mobil Ramah Lingkungan yang Murah

KBR68H, Jakarta - Setelah menunggu sekian lama, PT Astra Daihatsu Motor akhirnya meluncurkan produk terbarunya yakni Daihatsu AYLA pada 9 September lalu.

KABAR BISNIS

Rabu, 11 Sep 2013 10:29 WIB

daihatsu ayla, mobil ramah lingkungan, murah

KBR68H, Jakarta - Setelah menunggu sekian lama, PT Astra Daihatsu Motor akhirnya meluncurkan produk terbarunya yakni Daihatsu AYLA pada 9 September  lalu.

Bertempat di salah satu hotel di Jakarta, Daihatsu AYLA yang diklaim sebagai kendaraan ramah lingkungan dan hemat energy ini resmi diperkenalkan kepada public menyusul telah diterbitkannya petunjuk teknis mobil murah dan ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) oleh Kementerian Perindustrian pada bulan Agustus 2013.

Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor, Sudirman MR berharap kehadiran Daihatsu AYLA ke tengah masyarakat Indonesia dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan pasar dan industri otomotif dalam negeri.

“Kami berharap, Astra Daihatsu AYLA dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan pasar dan industry otomotif Indonesia sebagaimana yang diharapkan pemerintah saat menerbitkan regulasi KBH2/Low Cost Green Car (LCGC). Tidak berhenti di sini, kami terus berupaya untuk memberikan produk dengan kualitas terbaik kepada seluruh Sahabat Daihatsu khususnya Sahabat yang telah menantikan Daihatsu AYLA. Semoga Astra Daihatsu AYLA dapat diterima sebagai Sahabat Baru Keluarga Indonesia,” tutur Sudirman MR.

Sebagai Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2), Daihatsu AYLA dibandrol dengan harga mulai dari Rp 76 jutaan hingga Rp 106 jutaan.

Sebagai produk KBH2, Daihatsu AYLA menggunakan komponen local sebanyak 84 persen dengan konsumsi bahan bakar 20 km/liter, slinder 980-1200, dengan kapasitas penumpang maksimal 5 orang. Memilik enam varian yakni D MT, D+ MT, M MT/AT, X MT/AT, Daihatsu AYLA di desain oleh putra bangsa dengan standar keselamatan global.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.