Ayah Juga Bisa Bantu Cegah Pneumonia

Seorang ayah dapat turut berperan dalam pengasuhan anak, memastikan kelangsungan hidup yang baik bagi anak, melipatgandakan tumbuh kembang dan prestasi si anak, serta memastikan si anak terlindungi

KABAR BISNIS

Senin, 19 Agus 2019 15:00 WIB

Author

Eka Lestari

Ayah Juga Bisa Bantu Cegah Pneumonia

“Secara budaya pengasuhan sering dilekatkan kepada ibu, tapi bukan berarti ayah tidak dapat berperan. Seorang ayah dapat turut berperan dalam pengasuhan anak, memastikan kelangsungan hidup yang baik bagi anak, melipatgandakan tumbuh kembang dan prestasi si anak, serta memastikan si anak terlindungi dari bahaya” Jelas Selina Patta Sumbung - Ketua Yayasan Sayangi Tunas Cilik partner of Save The Children

Pneumonia merupakan pembunuh utama anak di bawah usia lima tahun (Balita) di dunia, lebih banyak dibandingkan dengan penyakit lain seperti AIDS, Malaria dan Campak. Menurut Kemenkes, dari 9 juta kematian Balita lebih dari 2 juta Balita meninggal setiap tahun akibat pneumonia atau sama dengan 4 Balita meninggal setiap menitnya. Walaupun Pneumonia adalah penyakit berbahaya, namun pneumonia bisa dicegah. “Cara pertama mencegah pneumonia adalah dengan ASI Eksklusif serta pemberian MPASI di dua tahun pertama kehidupan anak. Kedua, tuntaskan vaksin pada anak untuk menjaga kekebalan tubuhnya. Ketiga, obati anak jika mengalami penurunan kondisi selama berhari-hari, serta keempat, pastikan kecukupan gizi saat anak sakit,” Papar dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes  - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular P2PM.

Peran ibu sangat penting dalam mencegah pneumonia pada anak, namun ayah pun dapat membantu mencegah pneumonia. “Peran ayah untuk kelangsungan hidup bagi anak dimulai dari hal-hal yang sederhana. Dari sisi kesehatan contohnya adalah mendukung istri untuk memberikan ASI eksklusif hingga 6 bulan dan ditambah dengan MPASI. Yang kedua perhatikan juga gizi anak, kemudian tuntaskan juga imunisasi anak. Ajarkan cuci tangan pake sabun sejak kecil, tidak merokok, dan kalau anak sakit ikut merawat,” jelas Selina.


Bayu Oktara sebagai seorang artis dengan tiga orang anak mengatakan bahwa tugas atau peran ayah dan ibu sebenarnya sama saja. Ia menjelaskan bahwa ayah dapat membantu mencegah pneumonia dengan cara yang mudah dan murah. “Kita hanya tinggal membuat istri kita nyaman, karena jika nyaman dan gak stress bisa memberikan ASI ekslusif. Caranya juga gampang cuma melakukan pijatan-pijatan kecil, lalu bantu istri ngurus anak. Jangan bilang saya kan udah cari uang, udah kerja. Enggak, jangan gitu, tapi harus teamwork. Sebagai ayah juga, kalau dari luar setelah kena debu dan semacamnya sebaiknya bersih-bersih dulu dan ganti baju sebelum ketemu anaknya,” Jelas Bayu.

Bayu juga menghimbau kepada para ayah untuk peduli soal kesehatan, karena hal-hal kecil yang ayah lakukan sangat penting untuk masa depan anak-anak. “sebagai sesama ayah untuk para ayah dan calon ayah, ayuk kita lebih peduli kesehatan keluarga dan stop pneumonia.” 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pemerintah Didesak Cabut Izin Perusahaan Pembakar Lahan