[Advertorial] Run To Care Bali 2019, Siap Wujudkan Mimpi Ribuan Anak

Para pelari tak hanya berlari tetapi juga berbagi kebaikan dengan melakukan penggalangan dana yang diperuntukkan bagi peningkatan kualitas pengasuhan, pendidikan dan kesehatan anak-anak

KABAR BISNIS

Selasa, 23 Jul 2019 10:04 WIB

Author

Paul M Nuh

[Advertorial] Run To Care Bali 2019, Siap Wujudkan Mimpi Ribuan Anak

Dengan tagline #TogetherForChildren, Lari amal Run to Care berjarak 150 kilometer siap digelar di pulau Bali dengan misi wujudkan kehidupan yang berkualitas bagi ribuan anak.

Mengusung konsep Ultra Marathon 150 kilometer, Run To Care Bali 150K merupakan atmosfer baru dalam olahraga yang melibatkan 300 pelari, lebih dari 6400 donatur, hingga puluhan mitra korporasi yang berkomitmen mewujudkan masa depan bagi ribuan anak. 

Tahun 2019 merupakan kali ketiga Run To Care diadakan sebagai ajang yang digagas oleh SOS Children’s Villages Indonesia, lembaga non pemerintah yang fokus kepada pengasuhan anak berbasis keluarga. Para pelari tak hanya berlari tetapi juga berbagi kebaikan dengan melakukan penggalangan dana yang diperuntukkan bagi peningkatan kualitas pengasuhan, pendidikan dan kesehatan anak-anak yang berada di bawah pengasuhan SOS Children’s Villages Indonesia. Mengusung tema #TogetherforChildren, SOS Children’s Villages mengajak masyarakat Indonesia mengambil bagian dalam kerja SOS dan berkontribusi langsung bagi 5500 anak yang berada di Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Jakarta, Bogor, Lembang, Semarang, Yogyakarta, Bali dan Flores.

“Sebuah penghargaan bagi SOS Children’s Villages Indonesia mendapatkan kepercayaan dari masyarakat sebagai penggagas sekaligus penyelenggara Run To Care. Pekerjaan ini tidak mudah, amanat yang diberikan masyarakat kepada SOS Children’s Villages Indonesia menjadi tambahan motivasi bagi kami untuk perwujudan pengasuhan berkualitas bagi 5500 anak. Tahun 2019 ini tercatat 300 pelari telah menjadi jembatan bagi 6400 orang baik yang memberikan kontribusi bagi anak-anak melalui aksi crowdfunding yang didukung oleh mitra korporasi yang terus meningkatkan komitmennya bagi anak-anak SOS,” ujar Gregor Hadi Nitihardjo – National Director SOS Children’s Villages Indonesia. 


Perhelatan akan di gelar pada 26 – 28 Juli 2019 dari Lapangan Lumintang Denpasar Bali. Melintas Baturiti, Singaraja, Lovina, Pupuan dan akan finish di SOS Children’s Village Bali yang terletak di Desa Bantas Selemadeg, Tabanan. Diawali dengan serangkaian kegiatan sejak sore hari 300 peserta akan dilepas Flag Off pada pukul 22.00 WITA, dengan cut off time (COT) atau waktu maksimal selama berlari 38 jam. Terbagi dalam 3 kategori yaitu individu 150 KM, Relay 2 orang masing-masing 75 KM, dan Team 4 orang masing-masing 35-40-35-40 KM.


Run To Care Virtual 150K

Melalui aplikasi Virtuathlon, Run To Care melibatkan lebih banyak orang untuk mendukung kerja SOS Children’s Villages Indonesia. Virtuathlon dapat di unduh pada Google store maupun App store, pecinta olahraga lari dapat bergabung dengan cara menggabungkan tiap kilometer larinya hingga berjumlah 150 kilometer melalui aplikasi. Aplikasi ini dapat diunduh mulai dari bulan Juli hingga berakhir pada 17 Agustus 2019.

Dengan berkontribusi sebesar 200 ribu rupiah yang akan didonasikan seluruhnya bagi SOS Children’s Villages Indonesia.  Setiap pelari berhak atas 1 buah jersey dan medal Run to Care Virtual 150K yang akan dikirimkan setelah periode lari selesai. Segera daftarkan diri anda dan bagi 75 pendaftar pertama aka mendapatkan rubber band istimewa dari Run To Care. 

Run To Care mengajak seluruh masyarakat Indonesia bergabung bersama 6400 donatur Run To Care melalui runtocare.com/support  atau kitabisa.com/runtocare . Pilih pelari idola kamu dan berikan semangat melalui donasi yang diberikan. Berapapun yang kamu bagikan untuk anak-anak SOS Children’s Villages adalah harapan baik bagi 5500 anak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan masa depan yang cerah. 

Terima kasih telah membantu anak-anak SOS Children’s Villages bersama Run To Care.    

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Keluarkan Biaya Sendiri untuk Visum