Share This

Malam Ini, Achmad Albar God Bless Suarakan Dukungan untuk Jokowi

KABAR BISNIS

Senin, 23 Jun 2014 18:06 WIB

Achmad Albar, Ian Antono, Jokowi-JK, Konser Kebangsaan

KBR, Jakarta – Sebuah konser berjudul “Langkah Sang Pemimpin” malam ini, Senin (23/6) digelar di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta. 


Acara yang dimotori oleh Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) ini dimaksudkan untuk menyuarakan dukungan untuk calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Jusuf Kalla. 


Konser Kebangsaan “Langkah Sang Pemimpin” ini menggandeng sejumlah musisi, artis dan seniman. Achmad Albar, Ian Antono dan Donny Fattah dari God Bless tercatat dalam barisan pertama nama-nama musisi yang mendukung konser ini. Selain itu juga ada nama lain seperti Oppie Andaresta, Edo Kondologit, Iwa K, Andre Hehanusa, dan lainnya. Selain musisi, ada juga Amin Kamil dari Republic of Performing Arts dan 10 pelukis ternama yang ikut ambil bagian. 


Sebelumnya rangkaian acara ini sudah menghadirkan lelang lukisan karya 10 pelukis yang terlibat dalam road show pendukung Jokowi di Bandung dan Bogor pada 15 dan 17 Juni lalu. Selain lukisan, para artis juga ikut melelang barang pribadi mereka. Dana hasil lelang akan disumbangkan ke rekening gotong royong Jokowi-JK. 


Kabarnya konser ini akan dihadiri langsung oleh Jokowi-JK. 


Editor: Citra Dyah Prastuti 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.