[Advertorial] Sinergi BUMN Integrasi Data dan Peluncuran Aplikasi Daring JRku

Dengan adanya kerjasama ini, maka diharapkan pelayanan Jasa Raharja akan semakin prima / optimal sebagai bentuk kehadiran negara di masyarakat.

KABAR BISNIS | KABAR BISNIS

Jumat, 03 Mei 2019 13:31 WIB

Author

Paul M Nuh

[Advertorial] Sinergi BUMN Integrasi Data dan Peluncuran Aplikasi Daring JRku

Jasa Raharja merupakan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang menjalankan program perlindungan dasar terhadap korban kecelakaan penumpang angkutan umum dan lalu lintas jalan. Tugas pokok Jasa Raharja adalah menyerahkan Santunan bagi Korban Kecelakaan alat angkutan umum Darat, Laut dan Udara dan korban kecelakaan lalu lintas jalan sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar.

Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo S menyampaikan bahwa pada hari ini Jumat, 3 Mei 2019, Jasa Raharja bersama PT BNI (Persero) Tbk, PT Angkasa Pura I (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelni dan Perum Damri untuk mewujudkan cita-cita BUMN saling bersinergi agar mampu beradaptasi dan mengadopsi inovasi — inovasi terutama dalam hal perkembangan otomatisasi teknologi 4.0. Salah satunya adalah dengan melakukan integrasi sistem data dan transaksi secara real time.

"Perjanjian Kerja Sama Integrasi Data ini memenuhi prinsip-prinsip Good Corporate Governance sebagaimana arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan RI untuk memperoleh data pembanding dari pihak ketiga atas data yang dikirimkan oleh operator. Selain itu, Perjanjian Kerja Sama ini juga bertujuan untuk pemanfaatan big data bagi para pihak, analisis dan evaluasi terhadap data-data yang dimiliki dan sebagai bahan pertimbangan kami untuk pengambilan keputusan, serta dapat memberikan kepastian keterjaminan bagi penumpang pengguna alat angkutan umum", papar Budi. 

Jasa Raharja menggandeng BNI melalui Kerjasama Layanan Integrated Cash Management, yang memudahkan operator-operator alat angkutan umum dapat menyetorkan Iuran Wajib yang dipungut melalui Virtual Account. Selain hal tersebut layanan ini mendukung mempercepat proses administrasi penyerahan santunan kepada korban / keluarga korban dan penggantian Biaya Perawatan Rumah Sakit sehingga dapat menunjang PRIME (Proaktif, Ramah, Ikhlas, Mudah, dan Empati) yaitu slogan jemput bola yang dilakukan oleh insan Jasa Raharja dalam memproses penyerahan santunan, salah satunya dengan mendatangi rumah korban dan rumah sakit.

Sepanjang triwulan I tahun 2019, Jasa Raharja telah menyerahkan santunan sebesar Rp 614,41 milyar dengan aktivitas yang naik sebesar 5,5 % disbanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 582,11 milyar.

Menghadapi tantangan di Era Digital, Jasa Raharja juga telah melakukan inovasi-inovasi dengan meluncurkan aplikasi JRku yang dapat diunduh di Google Play Store untuk android dan App Store untuk IOS. Aplikasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk mengajukan santunan secara online, mengecek masa berlaku SWDKLLJ yang tertera di STNK kendaraan dengan meng-entry Nomor Polisi, masyarakat juga dapat melaporkan apabila ada kecelakaan lalu lintas serta memberikan informasi daerah rawan kecelakaan agar pengguna Iain dapat berhati—hati apabila melalui daerah tersebut.

Khusus bagi Perusahaan Otobus (PO) melalui Aplikasi JRku ini pihak perusahaan dapat langsung menyetorkan Iuran Wajib yang dipungut dari penumpang.

Dengan adanya kerjasama Host to Host data penumpang, layanan Integrated Cash Management dan launching aplikasi JRku, maka diharapkan pelayanan Jasa Raharja akan semakin prima / optimal sebagai bentuk kehadiran Negara ditengah-tengah masyarakat.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - KABAR BISNIS

Most Popular / Trending

Delapan Kabupaten dan Satu Kota di Papua Dinilai Buruk Dalam Pelayanan Kesehatan

Pemerintah Hong Kong Resmi Cabut RUU Ekstradisi

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19