[Advertorial] Menteri BUMN Tinjau Kesiapan Jasa Raharja Tangani Mudik Bareng BUMN 2019

Sarana transportasi BUMN Mudik Bareng didukung antara lain; pengadaan transportasi bus dengan Damri, transportasi kapal laut dengan Pelni dan ASDP, serta transportasi kereta api dengan KAI.

KABAR BISNIS , KABAR BISNIS

Jumat, 10 Mei 2019 10:57 WIB

Author

Paul M Nuh

[Advertorial] Menteri BUMN Tinjau Kesiapan Jasa Raharja Tangani Mudik Bareng BUMN 2019

Menteri BUMN Rini Soemarno berkesempatan untuk meninjau langsung kegiatan verifikasi data bagi calon pemudik yang diselenggarakan Jasa Raharja selaku Ketua Satgas Mudik Bareng BUMN pada hari Jum'at, 10 Mei 2019.

Tahun ini BUMN Mudik Bareng 2019 diikuti oleh 104 BUMN, meningkat 67,74% dibandingkan Tahun 2018 yang diikuti oleh 62 BUMN

Menurut Rini, tujuan dari kegiatan penyelenggaraan BUMN Mudik Bareng antara lain;

  • Pengalihan pemudik pengguna sepeda motor ke moda transportasi bus, kereta api dan kapal laut untuk meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas,
  • Memenuhi keinginan masyarakat ekonomi menengah ke bawah untuk mudik ke kampong halaman
  • Bentuk loyalitas kepada nasabah loyal BUMN,
  • Langkah konkret peran BUMN dalam kegiatan pencegahan kecelakaan,
  • Peningkatan brand awareness dan positioning perusahaan.

Tahun 2019 target pemudik yang akan diberangkatkan sejumlah 250.338 pemudik atau naik sebesar 22,32% dibandingkan tahun 2018 sebesar 204.146 pemudik, dengan rincian sebagai berikut;

  • Moda Bus : 3.897 unit dengan 180.609 pemudik,
  • Moda Kapal Laut : 138 trip dengan 52.231 pemudik, 
  • Moda Kereta Api : 49 rangkaian dengan15.693 pemudik, 
  • Moda Pesawat Udara : 76 Flight dengan 1.805 pemudik.

Pelaksanaan pada tahun ini dilakukan tersebar diseluruh wilayah Indonesia dengan titik keberangkatan sebanyak 70 Kota (31 Kota di Pulau Jawa dan 39 Kota di luar Pulau Jawa) dengan 155 Kota Tujuan (62 Kota di Pulau Jawa dan 93 Kota di luar Pulau Jawa).

Sarana transportasi BUMN Mudik Bareng didukung antara lain; pengadaan transportasi bus dengan Damri, transportasi kapal laut dengan Pelni dan ASDP, serta transportasi kereta api dengan KAI.

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo S memaparkan bahwa sejalan dengan sasaran penyelenggaraan BUMN Mudik Bareng guna menunjang kenyamanan dan keamanan pemudik, Jasa Raharja mensyaratkan Kondisi bus yang disertakan untuk mengangkut pemudik memenuhi aspek keselamatan antara lain:

  1. Bus yang digunakan adalah bus pariwisata minimal tahun 2013 dalam kondisi baik dan laik jalan,
  2. Bus telah lulus rampcheck,
  3. Bus dilengkapi dengan alat-alat keselamatan,
  4. Pengemudi diketahui jelas identitasnya (nama dan nomor handphone), pengemudi telah dipastikan laik mengemudi dengan melalui tes kesehatan dan tes narkoba, dan tersedia pengemudi cadangan untuk rute perjalanan jarak jauh,
  5. Tersedia bus cadangan
  6. Bus dapat termonitor selama perjalanan sampai ke tujuan.

Saat ini masing-masing BUMN dalam tahap proses Pendaftaran dan pemenuhan kelengkapan dokumen pemudi. Khusus untuk mudik yang dikelola Jasa Raharja, verifikasi pendaftaran dilakukan pada tanggal 7 sampai dengan 11 Mei 2019 bertempat di Gedung Nyi Ageng Serang. Verifikasi dilakukan terhadap 2.000 sampai 2.500 KK per hari atau sekitar 8.000 pemudik sekaligus membagikan perlengkapan pemudik berupa kaos, topi, asuransi selama berada di kampung halaman 24 jam selama 7 hari. Sedangkan goodie bag yang berisi snack dan obat-obatan ringan akan dibagikan pada saat seremonial keberangkatan di Gelora Bung Karno pada 30 Mei 2019 yang dihadiri oleh 56 BUMN.


Di samping program Mudik Bareng, dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran 1440 H tahun 2019 sebagai bentuk kehadiran BUMN ditengah masyarakat, pada hari ini, Jumat 10 Mei 2019 beberapa BUMN akan memberikan bantuan sebagai berikut; Jasa Raharja Rp 100 juta dalam bentuk bantuan sembako, renovasi masjid dan panti asuhan; Perum Jamkrindo Rp 88 juta dalam bentuk sembako gratis, pembangunan MCK dan santunan anak yatim dan dhuafa; Askrindo Rp 30 juta dalam bentuk santunan panti asuhan, BRI Rp 250 juta dalam bentuk bantuan mobil ambulance; BNI Rp 247,9 juta dalam bentuk bantuan untuk masjid; Jasindo 574 juta dalam bentuk paket sembako murah, Pelni Rp 50 juta dalam bentuk bantuan untuk korban banjir dan longsor; dan PNRI dalam bentuk bantuan 50 Al Quran untuk Muslim Papua di Jawa Barat.

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17