[Advertorial] Jasa Raharja Jamin Korban Kecelakaan KRL Jakarta - Bogor

Jasa Raharja setelah langsung berkoordinasi dengan Petugas Polsuska dan mendatangi TKP, juga dengan pihak RS untuk menjamin Korban luka-luka.

KABAR BISNIS , KABAR BISNIS

Senin, 11 Mar 2019 16:15 WIB

Author

Paul M Nuh

[Advertorial] Jasa Raharja Jamin Korban Kecelakaan KRL Jakarta - Bogor

Kecelakaan kereta api kembali terjadi. KRL Jabodetabek sekitar pkl. 10.00 WIB mengalami anjlok dan terguling di wilayah Kebon Pedes Bogor, Minggu (10/3/19).

Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo S menyampaikan prihatin atas musibah  tersebut dan mendoakan semoga seluruh korban segera diberikan kesembuhan. Lanjut Budi, "Bahwa berdasarkan pada prinsipnya Penumpang yg menjadi Korban kecelakaan tersebut TERLINDUNGI berdasarkan UU Nomor 33  Tentang DANA PERTANGGUNGAN WAJIB KECELAKAAN PENUMPANG dan PMK No. 15 tahun 2017, untuk seluruh korban luka-luka, Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit dimana korban dirawat, dengan biaya perawatan maksimal  Rp 20.000.000, serta menyediakan manfaat tambahan biaya P3K Rp 1.000.000 dan Ambulance dari TKP ke Rumah Sakit  sebesar maksimal Rp 500.000", terang Budi melalui keterangan tertulis.

Jasa Raharja setelah langsung berkoordinasi dengan Petugas Polsuska dan mendatangi TKP, juga dengan pihak RS untuk menjamin Korban luka-luka. 

Saat ini Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan ke RS PMI Bogor, RS Salak Bogor, dan RS Siloam Bogor.


Korban yang telah di Jamin biaya perawatannya adalah sebagai berikut :

  1. Kristianti, RS PMI
  2. Tasya, RS PMI
  3. Nurhayati, RS PMI
  4. Lilis Septiani, RS SALAK
  5. Hj. Nenih, RS SALAK
  6. Fandi Suryadi, RS SALAK
  7. Resti Pendawati, RS SALAK
  8. Fatan, RS SALAK
  9. Ailsha, RS SALAK
  10. Yakub, RS SALAK
  11. Maryunita, RS SALAK
  12. Mia, RS SALAK
  13. Lisa, RS SALAK, 
  14. Syafa, RS SALAK
  15. Nurjanah, RS SALAK
  16. Suripto, RS SILOAM
  17. Nano Maryono, RS SILOAM

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.