Bagikan:

Dorong UMKM Lokal, Kemenhub Beri Diskon 50 Persen Pengiriman Barang Via Tol Laut

"Kemenhub telah memberikan stimulus khususnya bagi muatan balik yaitu potongan 50 persen dari muatan berangkat. Kita harapkan jadi penyeimbang sistem biaya logistik."

NASIONAL | KABAR BISNIS

Kamis, 10 Feb 2022 16:42 WIB

Author

Ranu Arasyki

Ilustrasi: Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kamis (22/7/

Ilustrasi: Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kamis (22/7/21). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta— Pemerintah akan memberikan potongan sebesar 50 persen bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ingin mengirimkan barang melalui tol laut. Tol laut merupakan salah satu program dari pemerintah yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM dengan biaya pengiriman yang relatif lebih rendah dibandingkan biaya angkutan komersial.

"Kemenhub telah memberikan stimulus khususnya bagi muatan balik yaitu potongan 50 persen dari muatan berangkat. Kita harapkan jadi penyeimbang sistem biaya logistik. Namun juga penting untuk mendorong geliat perekonomian di daerah, khususnya di Indonesia bagian timur," ujar  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi   dalam Webinar Kemudahan Distribusi Logistik Melalui Tol Laut dalam Mendukung UMKM, Kamis (10/2/2022).

Menteri Budi mengatakan, program tol laut diharapkan dapat mengurangi biaya logistik yang dikeluarkan oleh para pengirim saat mengirim barang dari pelabuhan pangkal sampai ke daerah tujuan.

Baca Juga:
Komisi XI DPR: Kalau Hanya Andalkan UMKM, Jangan Harap Indonesia Bakal Menjadi Negara Maju
30 Persen Porsi Kredit UMKM, Jokowi: Jangan Persulit Akses

Tidak hanya itu, pelaku usaha dapat mengakses aplikasi sitolaut untuk melakukan pemesanan, melacak pengiriman barang, hingga memantau disparitas harga wilayah di Indonesia, terutama di daerah titik aktif.

Budi menambahkan, aktivitas program tol laut yang diluncurkan sejak 2015 terus mengalami peningkatan, baik di segi jumlah trayek, muatan, dan kapasitas.

"Tadi ada 34 trayek. Jumlah ini harus dioptimalkan secara detail dan masing-masing pihak mengawasi pergerakan-pergerakan ini agar dapat dilaksanakan dengan efektif," sambungnya.

Stimulus yang diberikan itu menurut Budi merupakan jawaban atas distribusi logistik yang kerap dianggap sulit dan mahal di mata pelaku usaha. Selain itu, program tol laut ini ditujukan untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang kini memasuki tahun ketiga dengan jumlah sebanyak 17,2 juta UMKM.

"Oleh karena itu kita harus mendukung penggunaan produk-produk lokal, mengembangkan UMKM dan didukung oleh tol laut. UMKM ini selayaknya harus berperan penting dalam perekonomian Indonesia," paparnya.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih