Share This

Wajah Baru Program KBR

KABAR BISNIS

Selasa, 02 Feb 2016 11:56 WIB

Dua program KBR punya wajah baru mulai 1 Februari 2016. Buletin berita, Lintas Daerah akan berganti nama menjadi Buletin Siang.  Sedangkan Program Khusus Reformasi Hukum dan HAM, Klinik, Daerah Bicara, Bumi Kita dan Obrolan Ekonomi akan bergabung dan melebur dalam Ruang Publik.  Waktu dan durasi siaran kedua program ini akan tetap sama. Buletin Siang akan tetap mengudara pada pukul 12.30-13.00 WIB dan Ruang Publik pada pukul 09.00-10.00 WIB, dari Senin hingga Jumat.

Perubahan nama dua program ini adalah bagian dari upaya KBR memperbarui dan meningkatkan kualitas siarannya. Selain nama berganti, konten akan semakin segar. Lintas Daerah yang berganti nama menjadi Buletin Siang akan semakin berwarna dengan segmen-segmen baru. Talkshow Ruang Publik juga akan hadir dengan tema yang makin beragam. Perubahan ini mempertahankan acara-acara  ini sebagai tempat publik mendapat informasi tepercaya sekaligus menjadi ruang memberikan pendapat atau bersuara.

“Kami tetap pada komitmen kami pada publik. Kami ingin publik di berbagai daerah bisa mengikuti perkembangan informasi dari Jakarta juga dari daerah lain,” kata Direktur Program KBR Citra Dyah Prastuti soal perubahan ini. Beberapa segmen baru yang akan hadir di antaranya adalah info bisnis, teknologi, hiburan dan perkembangan terkini seputar Asia.

Pada 2016 ini KBR juga menyiapkan sejumlah program baru untuk pendengar dan ratusan radio jaringannya. Ikuti terus informasi perubahan KBR melalui siaran di radio  jaringan, www.portalkbr.com , melalui social media twitter @portalkbr dan @halokbr  serta Facebook Kantor Berita Radio (KBR68H).  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.