5 Tips Investasi Emas Untuk Anak Muda

Jika sudah mulai berinvestasi emas, sebaiknya Anda memantau pergerakan harga emas secara berkala lewat aplikasi digital.

RUANG PUBLIK | INTERMEZZO

Kamis, 10 Jan 2019 17:59 WIB

Author

Adi Ahdiat

5 Tips Investasi Emas Untuk Anak Muda

Ilustrasi: Investasi Emas (Foto: pixabay)

Emas adalah salah satu instrumen investasi yang sangat populer. Selain karena wujudnya yang indah dan bisa dijadikan perhiasan, investasi emas juga relatif lebih aman dibandingkan saham yang nilainya sangat fluktuatif.

Sebagaimana umumnya investasi, emas bisa menjaga nilai uang kita agar tidak tergerus inflasi. Emas juga bisa memberi bunga keuntungan di masa depan yang besarannya lebih tinggi dibanding bunga bank biasa.

Nah, untuk Anda yang masih berusia muda dan ingin mulai berinvestasi, berikut adalah sejumlah tips yang berguna dalam melakukan investasi emas.

1. Mulai Investasi Emas Dengan Menyicil

Saat ini harga emas berkisar antara Rp. 600.000 – Rp. 700.000 per gram. Artinya, dengan modal kecil Anda sudah bisa mulai berinvestasi emas.

Investasi emas tidak harus dilakukan dengan membeli emas batangan dalam jumlah besar. Anda bisa saja membeli emas perhiasan dengan cara menyicil di toko emas. Anda juga bisa membeli 1 – 2 gram emas setiap bulan sehabis gajian.

Pada dasarnya membeli emas ini mirip dengan menabung. Jika sewaktu-waktu Anda membutuhkan uang, Anda bisa langsung menjual emas tersebut dan mendapatkan kembali uang Anda dalam jumlah yang sama, atau bahkan lebih.


2. Pantau Harga Emas Lewat Aplikasi Digital

Sebagaimana umumnya instrumen investasi, harga emas bisa naik ataupun turun sewaktu-waktu. Tapi berbeda dengan harga saham yang pergerakannya sangat cepat dan bisa naik-turun drastis dalam hitungan menit, harga emas jauh lebih stabil dan terus meningkat dalam jangka panjang.

Karena itu, jika sudah mulai berinvestasi emas, sebaiknya Anda juga memantau pergerakan harga emas secara berkala. Dengan begitu Anda bisa tahu kapan saat yang tepat untuk membeli atau menjual emas demi mendapatkan keuntungan maksimal.

Untungnya lagi, saat ini kita bisa memantau harga emas dengan mudah lewat berbagai aplikasi digital. Jadi tidak perlu lagi repot-repot ke toko emas atau mengecek koran pagi, Anda bisa langsung memantau nilai investasi Anda hanya dengan berbekal smartphone.


3. Jangan Beli Emas Sembarangan

Saat membeli emas, pastikan Anda membeli di toko-toko yang bereputasi baik dan sudah terpercaya.

Pasalnya, jika Anda membeli di sembarang tempat, ada saja kemungkinan Anda akan dikelabui oleh penjual emas "nakal", misalnya dengan menjual emas palsu atau mengurangi kadar timbangan emas.

Untuk mendapat tempat jual-beli emas yang terpercaya, Anda bisa membaca ulasan-ulasan toko emas dari internet atau bertanya langsung pada orang-orang yang sudah berpengalaman membeli emas.


4. Tetapkan Tujuan Anda Dalam Investasi Emas

Setiap bentuk investasi tidak bisa memberi Anda keuntungan jangka pendek. Termasuk juga emas. Anda baru akan mendapat keuntungan maksimal dari investasi emas di masa depan nanti.

Karena itu, sebaiknya sejak awal Anda sudah menentukan tujuan dari investasi Anda. Anda perlu menjawab pertanyaan seperti: Berapa lama saya akan berinvestasi? Kapan saya akan menjual emas saya? Apa yang akan saya lakukan dengan keuntungan saya nanti?

Dengan begitu Anda bisa membuat perencanaan yang rapih dalam melakukan transaksi emas, sekaligus mendapatkan motivasi lebih dalam berinvestasi.


5. Perbanyak Wawasan Tentang Investasi Emas

Semakin banyak yang Anda pahami tentang investasi emas, maka Anda akan semakin piawai dalam merencanakan investasi Anda. Anda juga tentunya akan semakin berpeluang untuk meraih keuntungan maksimal dari situ.

Karena itu, jangan ragu untuk bertanya kepada orang-orang yang memiliki pengalaman dalam bidang ini. Sempatkan juga diri Anda untuk membaca buku atau artikel-artikel di internet terkait investasi emas. Selamat berinvestasi.

(Dari berbagai sumber)

 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERMEZZO

Most Popular / Trending

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17