Bagikan:

Generasi Muda Burma Menuntut Ruang Politik

Menurut konstitusi, posisi di pemerintahan hanya untuk mereka yang berusia 40 tahun.

INDONESIA

Sabtu, 19 Okt 2013 12:13 WIB

Author

Ali Fowle DVB

Generasi Muda Burma Menuntut Ruang Politik

Burma, anak muda, politisi, Generation wave, DVB

Anak muda Burma memainkan peran penting dalam sejarah politik negara itu.

Moe Thway adalah pendiri sekaligus ketua Generation Wave, sebuah organisasi anak muda yang dibentuk setelah Revolusi Jingga 2007.

“Mereka telah membunuh, menangkap dan menyiksa sejumlah pemuda Burma. Saat ini saya merasa bertanggung jawab untuk menuntut keadilan.”

Ketika rezim militer berkuasa, aksi terpaksa dilakukan diam-diam.

Tapi kini mereka bisa leluasa melakukan apa pun.

Sebuah organisasi pemuda baru tengah bangkit dan aktif bersuara di dunia maya.

“Saya merasa situs sosial seperti Facebook dan Twitter benar-benar membantu kami dalam menggerakkan generasi muda. Anda bisa menjangkau mana saja dalam waktu singkat.”

Kancah politik di Burma didominasi oleh generasi tua.

Menurut konstitusi, posisi di pemerintahan hanya untuk mereka yang berusia 40 tahun.

Sejumlah tokoh politik terkemuka saat ini berumur 70 tahun dan bahkan 80 tahun.

Internet menjadi wadah baru bagi generasi muda untuk menyuarakan pandangan politik mereka.

Juga berhubungan dengan mereka yang punya pemikiran serupa.

“Jika kita ingin berada di kursi depan maka kita harus merintis perjuangan kita. Caranya dengan membuat wadah baru. Saya yakin ada anak muda Burma yang membuat wadah baru. Wadah baru inilah yang jadi sarana mereka untuk berpolitik.”
 
Tahun lalu, Thet Swe Win merintis Forum Generasi Muda Myanmar sebagai sarana komunikasi berbagai kelompok pemuda di negara tersebut.

“Jadi pemuda dari negara bagian Kachin bisa bertemu dengan pemuda dari negara bagian Thanintharyi. Kehadiran Facebook sangat membantu. Dengan sistem online, sangat mudah untuk mengatur acara atau organisasi.”

Namun dengan partai politik yang masih berkuasa, sulit bagi generasi muda Burma untuk bisa menduduki peran penting.

Partai oposisi NLD dikritik lantaran tak  memberikan kesempatan pada generasi muda.

Tapi pemimpin muda NLD Kyaw Zin Win mengaku telah menyiapkan tempat bagi generasi muda.

“Kami tidak pernah berpikir untuk menempatkan generasi muda sebagai lini kedua. Kami memiliki cara sendiri untuk menghasilkan generasi pemimpin.”

Akhir tahun nanti NLD akan menghelat kongres pemuda tingkat nasional.

Namun banyak yang mengatakan kalau generasi tua perlu mengubah pola pikir  mereka. Salah satunya Thet Swe Win.

“Generasi muda memegang peranan penting karena kamilah yang akan memimpin.”

Moe Thway dari Generation Wave mengatakan anak muda punya kesempatan yang lebih baik untuk menyatukan bangsa.

“Mereka diajarkan untuk menjatuhkan dan membenci satu sama lain. Dan mereka tidak pernah bekerja sama atau bisa memahami atau berkomunikasi dengan satu sama lain. Jadi saya tidak yakin dengan perdamaian yang tengah mereka rintis.”

Hampir lebih dari separuh populasi Burma berusia di bawah 30 tahun. Artinya, generasi muda pegang perangan penting bagi masa depan Burma.

Dan teknologi memberikan generasi muda kesempatan yang tidak pernah dimiliki generasi sebelumnya.


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Upaya Pemerintah Mengatasi KLB Polio

Most Popular / Trending