Perdana Menteri Malaysia Tuntut Pelaku Penembakan MH17 Diadili

Saya ingin Anda tahu kalau kami tidak menyebutnya kecelakaan atau bencana tapi tindakan terorisme.

INDONESIA

Jumat, 18 Jul 2014 18:05 WIB

Author

Barbara Miller Radio Australia

Perdana Menteri Malaysia Tuntut Pelaku Penembakan MH17 Diadili

Malaysia, MH17, misil, Ukraina, Radio Australia

Untuk kali kedua tahun ini, Malaysia kehilangan pesawat penumpanganya dalam situasi yang tidak biasa.

MH17 terbang dari Amsterdam ke Kuala Lumpur membawa 298 penumpang dan awak pesawat ketika ditembak jatuh di sebelah timur Ukraina.
 
Presiden Ukraina  menyatakan ini adalah ‘tindakan terorisme’ yang dilakukan separatis tapi kelompok pemberontak mengaku tidak punya senjata yang bisa melakukan tindakan semacam itu.

Sebagian besar penumpang pesawat MH17 adalah warga Belanda dan sejauh ini tercatat ada 12 warga Indonesia yang berada dalam pesawat itu.

Barbara Miller, koresponden Radio Australia di Eropa menyusun laporannya.


Gambaran yang mengerikan dari lokasi kecelakaan di Ukraina timur menunjukkan kalau tidak mungkin ada penumpang yang masih hidup.

Potongan-potongan besar puing dari pesawat tampak tersebar di sekitar tempat jatuhnya pesawat.

Huib Gorter adalah wakil presiden senior Malaysia Airlines.

“Di dalam pesawat terdapat 154 warga Belanda, 27 warga Australia, 23 warga Malaysia, 11 orang Indonesia, enam dari Inggris, empat dari Jerman, empat dari Belgia, tiga dari Filipina dan satu Kanada.”

Ada 283 penumpang dan 15 awak berada di dalam pesawat MH17. Kewarganegaraan dari beberapa penumpang masih diperiksa sementara semua awak kabin berasal dari Malaysia.

Pesawat itu jatuh sekitar 50 kilometer dari perbatasan Rusia dan Ukraina.

Daerah itu dikuasai separatis pro-Rusia dan ketegangan antara pemberontak dan pemerintah Ukraina telah meningkat dalam beberapa hari terakhir.
 
Pemberontak mengatakan mereka menembak jatuh dua jet Ukraina pekan ini.

Jadi tidak akan lama, saling tuduh akan dimulai.

Presiden Ukraina, Petro Poroshenko:

“Saya baru saja berbicara dengan Perdana Menteri Belanda. Saya menyampaikan belasungkawa kami atas nama masyarakat Ukraina dan mengundang para pakar Belanda untuk melakukan penyelidikan terhadp aksi terorisme ini. Saya ingin Anda tahu kalau kami tidak menyebutnya kecelakaan atau bencana tapi tindakan terorisme.”

Para pemberontak membantah mereka ada hubungannya dengan jatuhnya MH17 dan dengan cepat mengeluarkan tuduhan balik.

Alexander Borodai adalah Perdana Menteri  Republik Rakyat Donetsk.

“Sebuah pesawat penumpang memang telah jautuh ditembak. Ditembak jatuh oleh angkatan udara Ukraina. Sejujurnya, ini adalah tindakan provokasi yang disengaja.”

Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak.

“Kami harus dan akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada pesawat ini. Tidak akan ada yang dilewatkan. Jika pesawat itu memang ditembak jatuh, kami mendesak para pelakunya harus segera diadili.”


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17